Kasi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter SD Dinas Pendidikan Kota Semarang Sapto Budi Utomo bersama para peserta dokter kecil award di Atrium SMC RS Telogorejo Kota Semarang, Rabu (7/8/2019). Foto: ody

SEMARANG (Jatengdaily.com)– Sebanyak 600 siswa dari 300 sekolah dasar (SD) baik negeri maupun swasta di Kota Semarang mengikuti lomba dokter kecil atau dokter kecil award bertempat di Atrium SMC RS Telogorejo Semarang, Rabu (7/8/2019).

Kasi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter SD Dinas Pendidikan Kota Semarang Sapto Budi Utomo mengatakan, lomba dokter kecil ini merupakan bagian dari pembangunan karakter siswa-siswi sekolah dasar di Kota Semarang. Sekaligus dalam rangka pendidikan karakter, salah satunya melalui kegiatan ini.

“Harapannya memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk meningkatkan partisipasi, sekaligus menguatkan peran dari UKS atau Unit Kesehatan Sekolah. Sehingga kami berikan wadah dan bentuknya melalui lomba atau award,” kata Sapto Budi.

Adapun kegiatan ini, ada tiga tahap. Tahap pertama, dilakukan tes secara serentak. Tujuannya untuk mengetahui secara detail tentang pengetahuan wawasan dunia kesehatan. “Peserta juga diberi kesempatan untuk mengenal secara langsung seperti apa itu rumah sakit, bagaimana kerja doker dan lain sebagainya. Karena kegiatan ini dilakukan di rumah sakit,” tambahnya.

Tahap keduanya, anak-anak diajak untuk melakukan hospital tour dan dilakukan secara bertahap selama enam hari yakni mulai tanggal 8 sampai 15 Agustus. Dan setiap gelombang hospital tour akan diikuti oleh 100 peserta dokter kecil.

“Untuk tahap ini anak diajak secara langsung untuk dikenalkan dengan alat-alat kesehatan yang berada di rumah sakit. Seperti laboratorium gigi, laboratorium mata hingga alat radiologi untuk mengetahui bagaimana kegunaannya,” ujarnya.

Kemudian tahap ketiga, dari jumlah peserta 600 akan diambil 300 siswa kemudian dilakukan seleksi melalui lomba cerdas cermat dan diambil tiga sekolah atau enam anak sebagai pemenang. Bagi pemenang pertama Dokter Kecil Awards akan didaulat menjadi Duta Dokter Kecil SMC RS Telogorejo.

“Intinya dari kegiatan ini yakni menyiapkan 600 siswa sekolah jadi dokter. Hal ini mendukung progam pusat untuk menuju Indonesia Emas tahun 2045. Sehingga anak-anak Semarang menjadi sehat, cerdas, berkarakter dan mempunyai kepekaan dan loyalitas terhadap bangsa,” harapnya.

Sementara kegiatan atas kerjasama antara Dinas Pendidikan dan RS Telogorejo, Direktur Pemasaran SMC RS Telogorejo dr Gracia Rutyana Harianto menambahkan, dokter kecil adalah para siswa terpilih untuk menjadi teladan bagi teman-temannya yang lain, khususnya dalam kampanye budaya hidup bersih dan sehat. Sebagian dari mereka ada yang bertugas membantu tenaga kesehatan atau petugas UKS untuk menangani jika ada temannya yang sakit di lingkungan sekolah.

“Melalui kegiatan hospital tour, para dokter kecil dapat bertemu dengan tenaga medis, seperti dokter, perawat, radiografer, petugas farmasi untuk berbagi cerita atau mungkin juga bertanya. Harapannya, anak-anak bisa mendapatkan pengalaman yang baru dan merasakan atmosfer dinamika rumah sakit,” jelas Gracia. Ody-she

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here