Sepeda motor hasil kejahatan yang dijadikan barang bukti. Foto: wing

TEGAL (Jatengdaily.com) -Dua warga Kelurahan Margadana, Kecamatan Margadana Tegal yang masih terhitung saudara sepupu Uki Aji Aryo (26) dan Irfan (28), harus berurusan dengan Polres Tegal Kota. Dua saudara sepupu itu diamankan polisi dari rumahnya, setelah diduga melakukan pencurian sebuah sepeda motor milik Nursidik (17), warga Jalan Rogojampi Kota Tegal.

Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rondhijah mengatakan kejadiannya bermula saat korban tengah berada di sebuah warung es. Sedangkan sepeda motor miliknya diparkir di depan warung dengan kunci kontak masih menempel.

“Beberapa saat kemudian, datang kedua pelaku. Melihat kunci kontak masih menempel, lalu timbul niat jahat mereka untuk mengambil sepeda motor korban,” katanya.

Tanpa berpikir panjang, kata Kapolres, kedua pelaku mendorong sepeda motor dan melarikannya. Sementara korban, begitu mengetahui sepeda motornya hilang, langsung melaporkan ke petugas kepolisian terdekat.

“Selanjutnya, pelaku menitipkan sepeda motor hasil curian di penitipan Terminal Kota Tegal,” jelasnya.

Kapolres menambahkan, setelah mendapatkan laporan dari korban, pihaknya langsung melakukan penyelidikan. Sehingga dalam kurun waktu yang cepat pelaku berhasil diamankan. “Pelaku ternyata residivis dengan kasus yang berbeda,” tandasnya.

Uki (26) mengaku awalnya tidak punya niat untuk mencuri sepeda motor korban. Niat jahat itu timbul saat melihat kunci kontak menempel di motor korban. “Tadinya tidak mau nyuri, tapi melihat ada kesempatan langsung spontanitas,” ujarnya.

Menurut Uki, rencananya motor itu mau dijual untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Apalagi, ada rekannya yang memesan sepeda motor dengan harga murah.

Kini pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang tindak pencurian dengan pemberatan. Dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun. wing-she

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here