Fokus Pekan Ini: Megawati Belum Tergantikan di PDIP

0
66
Megawati Soekarnoputri. Foto: dok dpppdip

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Kongres PDI Perjuangan ke -V di Denpasar Bali, menjadi topik hangat pemberitaan pekan ini. Di arena inilah mencuat sejumlah isu penting, mulai dari hadirnya Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, jatah menteri kebinet Jokowi 2019-2024 hingga terpilihnya kembali Megawati Soekarnoputri sebagai ketua umum PDIP.

Yang menarik, beberapa hari sebelum kongres muncul kabar bahwa di PDIP mulai ada regenerasi. Isu itu dibarengi dengan kabar bakal adanya ketua harian yang merujuk nama Puan Maharani dan Prananda Prabowo, meskipun ketua umum tetap Megawati.

Namun isu terbantahkan di arena kongres, di mana Megawati dipilih secara aklamasi oleh pengurus DPD dan DPC se-Indonesia sebagai ketua umum PDI Perjuangan untuk masa periode 2019-2024. Megawati telah kesekian kalinya menjabat sebagai ketua umum sejak PDIP berdiri pada 1999 silam. “Semua menghendaki secara aklamasi, saya diangkat lagi sebagai ketua umum PDIP periode 2019-2024,” tutur Megawati

Megawati mengatakan seharusnya dia membacakan dulu pertanggungjawaban sebagai ketua umum periode 2014-2019. Akan tetapi, prosesi itu tidak dilakukan lantaran seluruh utusan DPD dan DPC se-Indonesia sudah sepakat memilih dirinya kembali menjabat sebagai ketua umum.

Megawati juga menepis soal jabatan ketua harian di PDIP. Megawati menyebut isu ketua harian hanya kabar yang beredar karena banyak pihak yang kaget dengan keputusan PDIP memajukan kongres dari Maret 2020.

“Saya dengar sendiri karena kaget kan, (orang bertanya), ‘Ada apa ya apa ini Kongres Luar Biasa?’ ‘Apa ibu tidak akan ketua umum lagi?’ ‘Apa ibu menyerahkan ke ketua harian?’ ‘Apakah membuat wakil ketua umum?” kata Megawati

Menurut Mega saat ini diberi mandat oleh kongres sebagai formatur tunggal partai. Sehingga memiliki wewenang untuk menentukan apa saja jabatan dan siapa yang menjabat di DPP. Megawati pun menegaskan tak akan mengadakan jabatan ketua harian maupun wakil ketua umum.

Megawati Soekarnoputri merupakan putri proklamator kemerdekaan Indonesia yang juga presiden pertama, Soekarno. Megawati lahir di Yogyakarta, 23 Januari 1947, saat Indonesia tengah berperang melawan Sekutu yang ingin merebut kembali kemerdekaan.

Dalam kancah politik, Megawati telah makan asam garam. Dia pernah menjadi ketua umum PDI pada 1996. Kemudian pada 1999, dia mendirikan PDI Perjuangan sekaligus menjadi ketua umum. Megawati lalu menjadi presiden Republik Indonesia ke-5 menggantikan Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. yds

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here