Model Exist Modelling saat melakukan penataan rambut, dalam rangkaian Hair Show 2020 yang akan diikuti sedikitnya 250 salon, Kamis besok di PO Hotel. Foto: she

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Tren model warna rambut tahun 2020 bakal didominasi dengan warna-warna bernuansa coral (karang). Sedikitnya, empat warna yang akan meramaikan tren itu adalah white coral (putih karang), neo mint coral (warna kehijauan agak pastel), azure coral (biru) dan peachy panchy coral (warna salmon orange pink).

Tren ini pula yang akan dibawakan ole para model Bayu Ramli, dari Exist Modelling, yakni Adelia, Ajeng, Alisa, Atika, Siska, Rahma, dan Virgin di acara Hair Show 2020 yang diikuti sedikitnya 250 pelaku usaha di bidang salon se-Jateng, yang akan berlangsung di Hotel PO, Semarang, besok, Kamis (8/8/2019).

Dan persiapan pewarnaan dan pengguntingan, telah dilakukan oleh para penata rambut dari Sinergia, perusahaan produsen hair kosmetik dengan salah satu brandnya Ilvasto, yang berlangsung di Loretta Profesional Salon, Jalan DI Panjaitan, Semarang, Rabu (7/8/2019).

Bayu Ramli, pemilik Exist Modelling mengatakan, sedikitnya tujuh modelnya, dilibatkan untuk dijadikan model. Rambut mereka dirubah dengan tren tersebut. ”Kami sangat senang, bisa dilibatkan dalam pagelaran besar ini. Sebab, menghadirkan sebanyak 250 pelaku usaha di bidang salon se-Jateng. Para penata rambut memang butuh selalu up date untuk mengikuti perkembangan tren model dan warna rambut baik itu dalam negeri maupun maca negara,” jelasnya.

Acara ini, menurut Bayu, sangat positif. Sebab, mengedukasi para hairdresser atau penata rambut, di Jateng. Sehingga mereka selalu up date, tidak ketinggalan zaman. ”Di satu sisi, dipilihnya model kami, merupakan kebanggaan. Sebab, dipilih oleh para penata rambut yang berkompeten dan telah terukur keahlian dan pengalamannya,” jelasnya.

Hal sama dikatakan oleh Dodi Lokajaya, Manager Loretta Profesional Salon. Menurutnya, tren gaya, model dan warna rambut 2020 diakui tidak lepas dari kreasi para penata rambut manca negara. Sebab, era digitalisasi memudahkan masyarakat untuk melihat dan mencontoh. Namun, harus disesuaikan dengan diri sendiri, tidak hanya mencontoh.

Sehingga dibutuhkan para penata rambut untuk konsultasi. Hadir juga hairdrasser berpengalaman Yutjuong dan trainer Emanual Mamo serta CEO Sinergia Grup, Shierly Nangoy. she

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here