PT & DPD Tangkal Radikalisme di Kampus

0
57
Wakil Ketua Bidang III DPD RI Drs Ahmaf Muqowam (kanan) dan Rektor Unissula Ir Prabowo Setiyawan MT PhD, dalam diskusi Upaya dan Pencegahan Paham Radikalismd di Perguruan Tinggi, di Kampus Jalan Kaligawe, Kamis (8/8/2019). Foto: she

SEMARANG (Jatengdaily.com) –Paham radikalisme perlu diwaspadai, termasuk di lingkungan perguruan tinggi (PT). Pasalnya, menurut Wakil Ketua Bidang III DPD RI Drs Ahmaf Muqowam, tidak sedikit PT yang bukan keagamaan, justru ditengarai atau diduga, justru muncul adanya paham radikalsme.

‘’Oleh karenanya, butuh pengawasan ketat dan antisipasi dari PT tersebut. Kemenristekdikti, memang sudah mengeluarkan Peraturan Menteri No 55 tahun 2017 tentang radikalsime di kampus. Namun, belum maksimal dalam penerapannya,’’ jelasnya, dalam acara diskusi wakil ketua bidang III DPD RI  dengan pimpinan Unissula dengan tajuk, Upaya dan Pencegahan Paham Radikalismd di Perguruan Tinggi, di Kampus Jalan Kaligawe, Kamis (8/8/2019).

Dia juga menegaskan perlunya pencegahan paham radikalisme di kalangan dunia pendidikan, lewat kurikulum. Misalnya, lewat pendikan agama, moral, dan pelajaran lain, di semua lini. Baik itu SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi.

Juga perlunya diwaspadai, lewat media sosial. Jadi, ada bimbingan ke anak didik tentang penggunaan media sosial yang bijak.

Rektor Unissula Ir Prabowo Setiyawan MT PhD mengatakan, pihaknya tidak perlu resah. Karena di Unissula, tidak terpapar radikalisme. Namun, semua kegiatan kemahasiswaan dapat pantauan dan bimibingan, lewat Lembaga Pengemabangan Kemahasiswaan dan Alumni.

‘’Kita lakukan juga, secara struktur saya ajarkan ke dekan dan pimpinan, setiap Senin pagi kajian fikih agar punya kepemimpinan diajarkan jadi pemimpin yang baik,’’ jelasnya.

Muqowam menambhakn, isu radikalisme acapkali merugikan kampus dan umat Islam. Apalagi, jika dilihat dari fisiknya semata. Misalnya, dari cara berbusana. Ataupun tanda fisik lainnya. Belum lagi sejumlah penelitian yang mengambil objek umat Islam, untuk membahas paham radikalisme. She

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here