Pura Agung Giri Natha Miliki Daya Tarik Wisatawan Religi

0
153
Pura Agung Giri Nata Semarang ini memiliki nuansa Bali Pulau Dewata. Foto: Ugl

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Pura Agung Giri Natha di Jalan Sumbing No 12, di wilayah Kecamatan Gajahmungkur, Semarang, kini semakin ramai dikunjungi wisatawan dosmestik maupun mancanegara sebagai salah satu destinasi religi yang ada di Kota Semarang.

Ketua Persatuan Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Semarang, Nengah Wirta Dharmayana  mengatakan, Pura Agung Giri Natha dibuka menjadi destinasi wisata religi sudah sejak empat tahun lalu, yaitu tahun 2015.

“Jadi sekarang tidak hanya umat Hindu saja yang boleh mendatangi Pura untuk berdoa. Masyarakat umum pun saat ini bisa mengunjungi pura untuk melihat-lihat pura sebagai destinasi wisata riligi”, ujarnya usai menyambut Tim Verifikasi Kota Sehat Wistara 2019, Kamis, (1/8/2019).

Nengah menjelaskan, area pura terbagi atas tiga bagian yaitu Nistha Mandala, Madya Mandala dan Utama Mandala. Ketiganya mempunyai fungsi yang berbeda. Madya Mandala inilah yang berfungsi sebagai ritus sosial yang berfungsi sebagai tempat pertemuan, olahraga, dan berkesenian.

Para wisatawan mengabadikan gambar di depan Pura Agung Giri Natha. Foto:Ugl

“Untuk ritus spiritualnya ada di Utama Mandala. Setiap hari Minggu juga ada yoga yang bisa diikuti oleh warga sekitar,” katanya menjelaskan.

Untuk bisa masuk, kamu bisa berkunjung ke sini dari pagi hingga pukul 20.00 WIB. Namun, sore hari adalah waktu yang tepat untuk berkunjung.

Saat ini, lanjut Nengah, beberapa penambahan unsur pendukung wisata religi akan dilakukan, seperti akan ada pentas kesenian, atau souvenir bagi pengunjung. Sehingga dengan unsur pendukung tersebut bisa semakin menambah jumlah wisatawan yang berdatangan ke Pura.

“Karena objek wisata itu tanpa unsur pendukung juga percuma. Sebab akan membosankan jika pengunjung nantinya hanya datang ke sini, foto, kemudian duduk-duduk lalu pulang. Kesan emotionalnya kan jadi kurang. Rencana kita juga akan adakan tiketing untuk masuk”, ucapnya.

Ditanya kendala, Nengah mengungkapkan bahwa, lahan parkir di Pura Agung Giri Natha masih sempit dan belum bisa menampung kendaraan dalam jumlah banyak.

“Itu memang satu – satunya kendala di Pura Agung Giri Natha dalam menampung kendaraan yang parkir dalam jumlah besar,”  ungkapnya. Ugl–st

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here