Hafiz Naufal Rahman (17) menunjukkan karyanya dengan nama aplikasi Si Bowo (Sinau Boso Jowo) usai menerima Juara I Lomba Aplikasi Mobile Ki Hajar kategori pelajar yang di gelar di Hotel Pandanaran Semarang, Kamis (19/9/2019). Foto: ody

SEMARANG (Jatengdaily.com)– Banyak pelajar yang kurang berminat mempelajari bahasa Jawa. Hal ini akhirnya membuat Hafiz Naufal Rahman (17) termotivasi membuat aplikasi belajar bahasa Jawa.

Aplikasi yang dinamakan Si Bowo (Sinau Boso Jowo) tersebut lantas mendapat Juara I Lomba Aplikasi Mobile Ki Hajar kategori pelajar.

“Aplikasi ini saya buat ya karena melihat di lingkungan sekitar penggunaan bahasa jawa sudah kurang. Banyak bahasa gaul dan campur-campur,” kata Hafiz usai menerima penghargaan dalam lomba yang digelar Balai Pengembangan Multimedia Pendidikan dan Kebudayaan (BPMPK) Kemendikbud di Hotel Pandanaran, Kota Semarang, Kamis (19/9/2019).

Siswa SMK Telkom Malang itu bercerita mulai membuat aplikasi itu selama sebulan mulai awal Juni 2019.

Hafiz menjelaskan dalam aplikasinya terdapat berbagai fitur yaitu kosa kata, penerjemah, kuis, peribahasa dan pelajaran bahasa jawa.

“Jadi, teman-teman bisa belajar unggah ungguh berbahasa jawa. Bahasa apa yang pas saat berbicara dengan orang tua dan sebagainya, ” katanya.

Hingga kini, putra dari Abidin Rahman dan Metriwati itu sudah membuat sekitar 10 aplikasi. “Cita-cita saya memang jadi software enginering,” tuturnya.

Kepala Seksi Produksi dan Model BPMPK Kemendikbud Toni Setiawan menyampaikan, lomba ini bertujuan agar masyarakat bisa memanfaatkan teknologi sebagai tempat dan ruang belajar melalui aplikasi atau konten pembelajaran.

“Khusus siswa, aplikasi ini agar dijadikan sebagai motivasi untuk belajar dengan cara baru melalui pemanfaatan aplikasi atau konten mobile,” katanya.

Lomba ini menurutnya, sudah ke delapan kali setiap tahunnya. Sehingga banyak sekali konten atau apilkasi pembelajaran yang bisa dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat Indonesia dengan mendowload dengan alamat medukasi.kemdikbud.go.id sementara yang belajar online bisa melalui belajar.kemdikbud.go.id.

“Kami upload semua aplikasi dan bisa dimanfaatkan masyarakat luas. Sayang, ketika ada konten bagus tetapi tidak bisa dimanfaatkan,” paparnya.

Adapun juara lainnya adalah Juara 2 bertemakan Gatot Battle CruZ diraih Raffael Rajjah dan Juara 3, bertemakan Ramayana diraih Angel Anlee.

Sedangkan kategori lain adalah lomba juga V-Lab yaitu Nurrohmat Hidayatulloh Akbar – Bangun Ruang (juara 1), Fendy Novafianto – V-Lab Kalor (juara 2) dan Ali Sabana – Mikrometer Sekrup (juara 3).

Lalu kompetisi kategori guru antara lain Juara 1 diraih Tevan Adi Satria dengan tema Bima Edisi Bangun Ruang Sisi Datar, Juara 2 Paulus Pintarko – Mobile Pintar Refleksi dan Juara 3 Musliyuliadi – sains mobile: kalor dan perubahan. Ody-she

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here