Jateng Implementasikan Pendidikan Antikorupsi

0
37

SOLO (Jatengdaily.com)– Jateng berkomitmen untuk melaksanakan pendidikan anti korupsi. Hal ini diimplementasikan oleh 35 Bupati dan Wali Kota di Provinsi Jawa Tengah dengan menandatangani Peraturan Bupati dan Wali Kota sebagai dasar pendidikan antikorupsi di tingkat SD dan SMP dan sekolah sederajat lainnya.

Acara dihadiri Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di Balaikota Pemkot Surakarta.

Acara juga dilaksanakan dengan pembukaan kegiatan kampanye antikorupsi Roadshow Bus Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kota Surakarta.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, saat ini terdapat 68 agen antikorupsi dan sekitar 340-an yang sedang dipersiapkan. ‘’Jateng telah mendorong pendidikan antikorupsi menjadi gerakan,’’ jelasnya.

Sebelumnya, Pergub Jateng Nomor 10 Tahun 2019 tentang pendidikan antikorupsi di Provinsi Jateng telah ditandatangani pada 8 April 2019.

Alex dalam sambutan pembukaan di Bale Tawangarum, Balai Kota Surakarta, Jumat (27/9/2019) mengatakan, empat bulan terakhir ini, perjalanan bus KPK telah berjalan, dan kini tiba di Surakarta. Bus ini merupakan representasi KPK di daerah. Kehadiran KPK utamanya untuk mendorong upaya pencegahan.

Alex menambahkan, bahwa KPK akan membantu daerah mencegah korupsi. Salah satunya melalui pendidikan antikorupsi sejak dini. she

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here