Dosen Prodi Sarjana dan Profesi Bidan, Fakultas Kedokteran (FK) Unissula saat memberi pelatihan ibu-ibu dan kader Balita di Pos PAUD Bintang Harapan, di Kelurahan Kramas, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. Foto: she

SEMARANG (Jatengdaily.com) -Konsep pendidikan yang menyenangkan atau edutainment ternyata dapat meningkatkan tumbuh kembang anak balita.Dalam hal ini, pembelajaran yang menyenangkan biasanya dilakukan dengan humor, pemainan (game), bermain peran (role play), dan demontrasi.

”Pembelajaran berbasis edutainment dirancang menggunakan nyanyian, brain gym, musik, outbound, ataupun menggunakan metode-metode pembelajaran yang menyenangkan seperti diskusi, cerdas cermat, permainan, eksperimen, dan lain-lain,” jelas Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, yang dosen Prodi Sarjana dan Profesi Bidan Fakultas Kedokteran (FK)Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), Endang Susilowati SSiT MKes, Kamis (19/9/2019).

Dia bersama Noveri Aisyaroh SSiT MKes dan Andarini Permata Cahyaningtyas SPd MPd melaksanakan pengabdian masyarakat yang difasilitasi Kemenristekdikti, dengan memberikan pendampingan dan pelatihan kepada orang tua dan kader balita di Pos PAUD Bintang Harapan, di Kelurahan Kramas, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang.

“Konsep edutainment sangat tepat disosialisasikan kepada orang tua balita, agar orang tua dapat menerapkannya di rumah, jadi pendidikan anak tidak sepenuhnya diserahkan ke guru,” kata Endang.

Menurutnya, untuk mendukung konsep edutainment pihaknya memberi pelatihan pembuatan Alat Permainan Edukatif (APE) kepada orang tua balita dan kader di Pos PAUD Bintang Harapan Kelurahan Keramas Tembalang Semarang.

Tujuannya meningkatkan ketrampilan dan kemampuan orangtua dalam melakukan stimulasi perkembangan bagi anaknya. Konsep yang diajarkan ke orang tua dan kader adalah pembuatan APE yang berbahan aman, murah dan mudah pembuatannya. Sehingga harapannya orang tua bisa berkreasi untuk membuat APE sendiri dan mampu menstimulasi perkembangan anaknya.

Ada beberapa karya yang dihasilkan oleh ibu balita selama mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat ini antara lain sebagai berikut. Permainan berbentuk buah yang bertujuan untuk mengenalkan pada anak-anak tentang jenis buah dan warnanya.

Selain itu masih adalagi hasil kreasi yang dapat dimanfaatkan untuk menstimulasi perkembangan. Kegiatan ini akan terus dipantau kemajuannya dan diharapkan tidak berhenti setelah pengabdian masyarakat selesai. she

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here