SMA Negeri 1 Mijen Demak Beri Santunan Siswa Yatim Piatu

0
75
Kepala SMA Negeri 1 Mijen Kabupaten Demak NA Sobri didampingi jajaran guru memberikan santunan kepada siswa-siswi yatim piatu, sembari menyemangati mereka menjadi insan atau pun pribadi berkualitas. Foto: rie

DEMAK (Jatengdaily.com) – Kesolihan sosial kembali dilaksanakan di SMA Negeri 1 Mijen Kabupaten Demak. Bersamaan perayaan 10 Muharam 1441 H, santunan hasil kolektif infak dan sedekah segenap warga sekolah diberikan kepada 100 siswa yatim piatu di SMA adiwiyata tersebut.

Di sela pemberian santunan yang dimotori siswa-siswi kelompok ekskul Rohani Islam (Rohis), Kepala SMA Negeri 1 Mijen Kabupaten Demak NA Sobri menyampaikan, tak ada yang tak mungkin bagi Allah SWT jika Dia berkehendak. Bahkan meski pun yatim, bisa menjadi pemimpin bangsa.

Sebab yatim adalah kekasih Allah SWT, yang doa dan usahanya insya’Allah terkabul. Tentunya selama anak yatim tersebut ‘birrul walidain’ atau berbakti pada kedua orang tuanya, meski mereka telah tiada. Serta tak pernah putus asa atau pula berkecil hati.

“Sebagai contoh Nabi Muhammad SAW. Sejak kecil ditinggalkan bapak dan ibu. Disusul ditinggalkan kakeknya pula. Namun Muhammad muda tak pernah putus asa,” ujarnya, didampingi Waka Bidang Kehumasan Rias Arimukti.

Terlebih lagi, menurut NA Sobri, mereka yang dekat Allah SWT selalu diberi ujian. Termasuk yatim piatu yang merupakan kekasih Allah SWT. Bagi yang tahan dari ujian itu, atas kehendak Allah SWT menjadi orang yang hebat dan super. Seperti Nabi Muhammad SAW, yang mendapatkan gelar kerasulannya di usia 23 tahun saat berada di Gua Hira.

Kepada 100 siswa-siswi yatim piatu SMA Negeri 1 Mijen Kabupaten Demak penerima santunan, diingatkan juga agar senantiasa menjadi anak solih dan soliha. Dengan mendoakan orang tua yang telah meninggal dunia, melalui bacaan QS Alfateha dan Yassin.

“Ada tiga hal yang tak akan terputus meski nyawa tak lagi dikandung badan, yakni amal ibadah, doa anak solih, serta ilmu bermanfaat. Doa anak solih menjadi penerang atau cahaya orang tua menuju surgaNya,” kata dia.

Terkait keutamaan bulan Muharram atau Asyura, dijelaskan, Allah SWT akan melipatgandakan pahalanya semua amal ibadah umatNya. Karena itu di akhir masa tugasnya di SMA Negeri 1 Mijen Kabupaten Demak, NA Sobri pun memgingatkan, agar segenap siswa, guru, bahkan karyawan sekolah memperbanyak sedekah termasuk menyantuni anak yatim. “Sebab santunan yatim merupakan amalan yang disukai Allah,” pungkasnya. rie-yds

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here