Produksi garam melimpah, kini harganya anjlok. Foto: wing

JAKARTA (Jatengdaily.com)– Petani garam di sejumlah wilayah di Indonesia, mengeluhkan turunnya harga garam yang terjadi selama ini.

Bahkan di tingkat petani, harga per kilogramnya, berkisar Rp 400. Misalnya, di Brebes, akibat rendahnya harga garam, maka menumpuk di tambak.

Melihat kondisi seperti ini, Kementerian Perdagangan (Kemendag) meminta Presiden Joko Widodo menetapkan komoditas garam menjadi bahan kebutuhan pokok penting. Kemendag pun telah mengirimkan surat permintaan tersebbut kepada presiden sejak dua pekan lalu.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Suhanto mengatakan permintaan tersebut demi melindungi petani tambak garam.

Bahan kebutuhan pokok penting diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan dan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 71 Tahun 2015 tentang Penetapan dan Penyimpanan Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting. Dengan usulan tersebut, Perpres 71/2015 bakal direvisi.

Jika presiden merestui, kementerian terkait seperti Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Kementerian Perindustrian akan saling berkoordinasi untuk menentukan harga di tingkat eceran, harga acuan di tingkat petani tambak atau petani rakyat, hingga harga jual pada tingkat masyarakat. she

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here