Hendi Ajak Warga Teladani Sosok Wongsonegoro

0
38
Walikota Hendrar Prihadi dan Ketua DPRD Kadarlusman berziarah ke makam Wongsonegoro, di Kelurahan Kagokan, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo. Foto:Ugl/dok

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Walikota Semarang Hendrar Prihadi mengajak masyarakat khususnya jajarannya untuk meneladani sifat-sifat kepahlawanan Wongsonegoro. Menurutnya terdapat makna mendalam yang bisa dipelajari dari sosok yang pernah menjadi Wakil Perdana Menteri Indonesia tersebut.

“Dalam sejarah, beliau pernah menjadi Wakil Perdana Menteri Indonesia, pernah juga menjadi Gubernur Provinsi Jawa Tengah pada masa kemerdekaan dan beliau adalah pelaku pejuang pertempuran 5 hari,” kata Hendi sapaan akrabnya, Selasa (8/10/2019).

Saat berziarah ke makam Wongsonegoro, di Kelurahan Kagokan, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo itu, Hendi berharap, khususnya kepada jajaran Pemkot Semarang yang saat ini menduduki posisi-posisi penting, agar tidak sewenang-wenang dalam menggunakan jabatan. Ia berharap posisi yang saat ini dijalani para pejabat Pemkot Semarang dapat memberikan manfaat bagi orang lain agar menjadi amal pahala.

“Melalui ziarah ini juga kita akan memahami dan mengetahui bahwa setiap manusia itu akan meninggal sehingga dalam berbagai kesempatan harus bisa memberi manfaat kepada orang lain,” imbuhnya.

Hendi juga berpesan agar keteladanan KRMT Wongsonegoro dalam pengorbanannya untuk orang lain harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kita berjuang untuk membantu masyarakat khususnya di Kota Semarang ini mudah-mudahan selalu konsisten, kontinyu dan tidak kenal lelah,” terangnya.

Adapun kegiatan ziarah ini, lanjut Hendi, merupakan rangkaian awal dalam memperingati pertempuran lima hari di Kota Semarang yang merupakan pertempuran antara pemuda Kota Semarang melawan tentara Jepang pada 15-19 Oktober 1945.

“Kita mengawali dengan ziarah ke makam leluhur kita KRMT Wongsonegoro kemudian dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan di kelurahan-kelurahan di perkampungan, kemudian puncaknya tanggal 14 Oktober ada upacara dan teatrikal yang diadakan di Tugu Muda Kota Semarang,” ungkapnya.

Sebelumnya, Hendi mengungkapkan pernah mendapat tanggapan dari rekan-rekannya di Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, seharusnya Pemprov-lah yang melakukan tradisi ziarah ke makam KRMT Wongsonegoro yang notabene merupakan Gubernur pertama Jawa Tengah pasca kemerdekaan.

“Saya bilang tidak ada yang keliru karena masih sama-sama tokoh bangsa dan kami ziarah juga karena dalam rangka memperingati pertempuran lima hari pada tanggal 14 Oktober nanti,” jelasnya.

Dalam ziarah tersebut, hadir pula jajaran Forkopimda Kota Semarang, OPD & Camat Kota Semarang, pelaku pertempuran lima hari, PEPABRI, Pimpinan DPRD Kota Semarang dan perwakilan keluarga KRMT Wongsonegoro yakni RM Satria Puji Hudiarso. ugl–st

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here