Kader Fatayat NU Jateng Dilatih Bertanam Hidroponik

0
122
FOTO BERSAMA : Para peserta pelatihan Hidroponik Agrofarm foto bersama dengan Ketua PW Fatayat NU Jateng Tazkiyyatul Muthmainnah dan para pelatih sebelum kegiatan di Bandungan, Kabupaten Semarang, belum lama ini.Foto:ist

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Sebanyak 25 kader Fatayat NU Jawa Tengah mendapatkan pelatihan bertanam secara hidroponik,  di Hidroponik Agrofarm Bandungan Kabupaten Semarang, belum lama ini

Ketua PW Fatayat NU Jawa Tengah, Hj Tazkiyyatul Muthmainnah dalam sambutannya mengatakan, perempuan memiliki potensi yang besar untuk turut serta membangun ketahanan pangan di Indonesia. Di antaranya bercocok tanam. Namun rata-rata terkendala lahan. Oleh karena itulah pengetahuan sistem tanam hidroponik ini menjadi penting untuk di kenalkan kepada kader, karena sistem ini adalah sistem yang hemat lahan, hemat pupuk serta hemat air.

“Saya sangat berharap materi yang diperoleh disini akan dipraktekkan di rumah. Setidaknya dapat dimanfaatkan untuk ketahanan pangan keluarga. Makan dari apa yang ditanam. Tanam apa yang akan dimakan. Syukur-syukur bisa berkembang dalam skala yang lebih besar, hasilnya bisa masuk ke dunia usaha dan dunia industri.” kata Iin.

Menurut anggota DPRD Jateng dari PKB itu , hasil dari pertanian hidroponik tidak kalah dengan pertanian tradisional. Bahkan hasil panen bisa jauh lebih banyak dan lebih sehat.

Sementara itu Penanggung Jawab Hidroponik Agrofarm Bandungan, Benedictus Pratono mengatakan dalam pelatihan ini, peserta akan dikenalkan dengan sistem partanian modern yang mudah dikerjakan, bahkan di lahan yang sempit sekalipun, seperti teras.

“Kami akan memberikan materi baik berupa teori maupun praktik. Seperti pengenalan bertanam hidroponik, manfaat bertanam hidroponik, pengendalian hama , pengenalan alat, pembuatan material dan bahan hidroponik.

Selanjutnya kita juga akan praktek, dari mulai praktek menyemai, maracik nutrisi/pupuk, serta memanen.” kata Dictus. st

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here