Grup Band ST 12. Foto: by

JAKARTA(Jatengdaily.com)–  Setelah pecah kongsi dengan Charly Van Houten, band ST 12 terus mencari vokalis baru yang diharapkan bisa menggantikan vokalis asal Cirebon itu. Dan ternyata untuk mencari vokalis yang memiliki vokal sesuai karakter band Asal Bandung ini tidak semudah membalikan telapak tangan.

Pun ketika  sudah merasa cocok dengan vokal Firman Siagian, ternyata Firman yang sudah dilirik Pepep sejak tahun 2014 lalu tidak langsung setuju. “Saya butuh pertimbangan dan pemikiran, makanya memakan  waktu yang lumayan lama untuk memutuskan. Juga ketika tahun tahun 2018 saya setuju, saya mengajukan syarat pada teman-teman ST 12 untuk seijin Pak Rahayu Kertawiguna, bos Nagaswara,’’ kata Firman usai mendeklarasikan formasi teranyar, sekaligus merilis sebuah single Repackage “Kepingan Hati” dari induk karya besarnya album #ST12NafasBaru di Band Cafe, di Jakarta.

Deklarasi ini menjawab merebaknya pemberitaan baik baik di media konvensional maupun di jejaring sosial, tentang ST12 yang bersatu kembali dengan formasi awal ST12 yang di gawangi oleh Charly Van Houten sebagai vokalis, Pepeng sebagai gitaris, Pepep sebagai drummer dan pengganti mendiang Iman Rush sebagai gitaris? Ternyata berita tersebut hoax dan hanya isapan jempol belaka.

Kini, formasi terbaru ST12 terdiri dari Pepep sebagai drummer, Indra sebagai Basis, dan Firman Siagian sebagai vokalis mempersembahkan single repackage di radio-radio secara serentak di  3 negara yaitu Indonesia, Singapore dan Malaysia.

Selain itu, di launchingkan juga ke seluruh media cetak, online, infotainmen, dan jejaring sosial lainnya, serta ke seluruh pencinta musik dan penggemar ST Setia yang selalu kompak menantikan kehadiran karya-karya terbaru ST12. 

Alasan personil  ST 12 memilih Firman Siagian sebagai vokalis di formasi baru  ST12. Karena Firman memiliki suara khas Melayu yang kuat

“Firman Siagian adalah penyanyi yang secara kebetulan mempunyai latar belakang Melayu, yang mana ia lahir di Sumatera Utara, Tapanuli Utara,, tepatnya di kampung Melayu Balige. Oleh sebab itu, kita sama-sama punya basic Melayu, sehingga saya tidak perlu kerja keras untuk menyatukan visi dan misi dalam membentuk colour dan karakter ST12 yang telah menjadi ciri khas ST12 selama ini, yaitu bergenre Pop Melayu.”Ucap Pepep.

 Sementara Firman mengaku bahwa ST 12 grup band yang memiliki karakter Melayu yang kuat dan penggemar fanatik. “Bukan hal yang mudah untuk ngemix dengan ST12, karena mereka memiliki karakter yang kuat, ” aku Firman.

Keputusan ST 12 menghadirkan single Kepingan Hati karya Pepep. Karena lagu tersebut menurut Pepep memiliki kekuatan di syairnya yang merupakan kisah nyata. By-she

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here