Stres Tinggi Faktor Pemicu Kanker Payudara

0
89
Para pekerja Gojek saat memeriksakan kesehatannya terhadap deteksi dini kanker payudara dengan dokter RS Columbia Asia Semarang, Selasa. Foto: Ugl

SEMARANG (Jatengdaily.com) –  Kaum perempuan baik usia muda maupun tua, kini memiliki kecenderungan atau punya potensi mengidap penyakit berbahaya kanker payudara.

Usia rata-rata yang terlihat sekarang yaitu dari usia muda 22-30 tahun, atau usia di atas 40 tahun ke atas, juga bakat ada yang mengidap penyakit ganas yang menggerogoti tubuhnya.

dr Siska Liana, Sp. Rad dari RS Colombia Asia Semarang, mengungkapkan hal itu saat menjadi pembicara dalam acara bertajuk “We Care,  We Aware” memperingati Hari Kanker Payudara Internasional di bulan Oktober, di Mal Ciputra Semarang, Selasa (8/10/2019).

dr Siska, menjelaskan bahwa, selain faktor genetik seorang pengidap kanker juga karena faktor hormonal di dalam tubuh setiap kaum hawa.

Misalnya, terpengaruh dari tingkat strees yang tinggi, gaya hidup serta lingkungan yang tidak sehat serta karsinogen (bahan makanan yang memicu kanker, terutama yang mengandung lemak).

“Kecenderungan sekarang,  benjolan atau tumor di sekitar payudara mulai bertambah, dari usia muda, namun masih tumor jinak. Salah satunya karena gaya hidup, makanan dan hormonal pemicu terjadinya kanker tersebut, “katanya.

Dari hasil pemeriksaan sementara dengan USG, lanjut Siska, sebanyak 15 orang yang sudah dicek, ada dua orang terdeteksi ada benjolan di payudara, kista, tapi dilihat jenisnya tumor jinak bukan tumor ganas.

“Kami memberikan surat pengantar ke mereka,  untuk dibawa dan diberikan ke dokter bedah di rumah sakit untuk segera memeriksa dirinya selanjutnya,, “terangnya.

Dalam event ini Mal Ciputra menggandeng Gojek. Dimana 50 mitra Gojek dari GoRide dan GoLife diundang sebagai peserta di event kali ini.

“Sudah menjadi concern kami tiap bulan Oktober mengundang para perempuan, utamanya Ibu- ibu untuk terlibat di event Breast Cancer. Tahun lalu kami dengan Tim PKK Kota Semarang,” kata Mall Manager Mal Ciputra Semarang, Ani Suyatni, di sela-sela pelaksanaan event tersebut.

Dikatakan Ani, tahun ini mal Ciputra ingin menyentuh para srikandi yang bekerja non formal seperti ojek online dan bermacam profesi yang tergabung di aplikasi GoLife.

Kepala dokter umum RS Columbia Asia Semarang At dr I Ketut Adi Nugraha Susila menambahkan bahwa, pekerja ojek online perempuan berpotensi terkena kanker payudara karena mereka pekerja lapangan yang banyak beresiko lantaran sering menghirup polusi udara.

Selain faktor makanan, kata dr I Ketut Adi Nugraha juga karena faktor olahraga yang dilakukan tidak secara rutin. Tidak hanya edukasi melalui talk show “Deteksi Dini Kanker Payudara” oleh tim Dokter dari Rumah Sakit Columbia Asia Semarang. Peserta juga diberikan fasilitas pemeriksaan medis USG Mamae gratis.

“Kami berikan apresiasi kepada Mal Ciputra yang telah memfasilitasi pemeriksaan gratis dan penyuluhan seputar Kanker Payudara bagi para mitra srikandi Gojek,” kata Head Regional Corporate Affairs Gojek Jateng DIY, Arum K Prasodjo saat mendampingi para mitranya.

Arum K Prasodjo menyadari pentingnya deteksi dini dan pemahaman akan bahaya penyakit kanker payudara. Semoga upaya ini dapat membantu para mitra kami untuk menjaga kesehatan dirinya.Ugl–st

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here