DEMAK (Jatengdaily.com) – TPQ Nurul Iman Desa Bango Kecamatan Demak mendadak meriah, Minggu (15/9/2019). Sebab ratusan santri dari 38 TPQ di wilayah kerja Badan Koordinator Taman Pendidikan Quran (Badko TPQ) Kecamatan Demak, berlomba menampilkan kreativitas dan keterampilan pada Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) 2019, yang digelar dalam rangka menciptakan santri berkarakter islami serta cinta NKRI.
Meski banyak peserta terlihat semangat mengikuti masing-masing bidang yang dilombakan, namun tak sedikit pula santri yang urung tampil karena demam panggung. Mereka tak lain adalah santri-santri anak dari Taman Kanak-kanak Quran (TKQ), yang malu juga takut karena penampilannya disaksikan banyak orang.
Ketua Badko TPQ Kecamatan Demak Solichatun didampingi Panitia Penyelenggara FASI 2019 tingkat Kecamatan Demak Ronto Hamam menyampaikan, selain wahana silaturahim juga evaluasi, FASI merupakan ajang menggali kreativitas seni serta ukhuwah islamiah santri TKQ, Taman Pendidikan Quran (TPQ) dan Ta’limul Qur’an lil Aulad (TQA). Sehingga tumbuh sebagai pribadi unggul berkarakter islami sekaligus cinta NKRI.
Terdapat belasan materi dilombakan menurut kategori usia pada FASI 2019 yang diselenggarakan di TPQ Nurul Iman tersebut. Mulai dari tartil, tanfidz Juz Amma, adzan dan iqomah, pengucapan Pancasila dan Pembukaan UUD 1945, mewarnai gambar dan membuat kaligrafi. Selain itu ada pula cerdas cermat Alquran, pidato bahasa Indonesia, Arab dan Inggris, serta pratek salat.
Menurut Ronto, usia kanak-kanak dan sekolah dasar adalah masa paling efektif menanamkan nilai-nilai keagamaan juga etika serta nasionalisme pada anak. Sehingga dengan ukhuwah islamiah, wathaniyah dan basyariyah yang terbentuk sejak dini, diharapkan para genenari penerus bangsa ini terbentengi dari berbagai pengaruh negatif era globalisasi,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Badko TPQ Kabupaten Demak H Taufik Rifai mengapresiasi semangat para pengurus Badko TPQ di tingkat kecamatan, yang telah mempersiapkan wakil-wakil terbaiknya untuk tampil di FASI tingkat kabupaten. Sebab keberhasilan penyelenggaraan FASi juga para juara berkualitas yang terpilih, menjadi tolok ukur profesionalisme kelembagaan di masing-masing jenjang.
“Insya’Allah semakin banyak santri unggul berkualitas, semakin berkualitas pula generasi beraqidah dan ukhuwah islamiah yang tercipta,” pungkas Taufiq Rifai. rie-yds
