SEMARANG (Jatengdaily.com)– Gubernur Jateng H Ganjar Pranowo SH MIP, Sabtu (21/12) malam menerima anugerah Warga Kehormatan Kampung Quran Kauman Semarang, di sela Haflah Khotmil Quran Ponpes Raudhatul Quran di Alun-alun Barat Masjid Kauman Semarang.
Anugerah warga kehormatan disampaikan oleh KH Hanif Ismail Lc selaku Pengurus Besar Masjid Besar Kauman Semarang bersama Pemgasuh Ponpes Raudhatul Quran, Ir KH Khammad Maksum (Gus Khamad).
Penganugerahan dilatar belakangi peran serta Gubernur Jateng dalam mendukung Kauman sebagai kampung pencetak Hafidz Quran.
“Bapak Gubernur memiliki kepedulian yang sangat tinggi terhadap pendidikan agama bagi warga masyarakatnya. Beliau sangat berharap Kauman benar-benar mampu mencetak generasi penghafal (hafidz) Alquran. Karenanya beliau memberi perhatian khusus, bahkan hadir dalam Haflah Khotmil Quran sekaligus memperingati Maulid Nabi dan Khaul Ke-15 Almaghfurlah KH Turmudzi Taslimah,” papak KH Muhaimin, adik KH Khammad Maksum.
Menurutnya ada 99 santri yang khatam Quran dan diwisuda disaksikna Gubernur Jateng H Ganjar Pranowo. Bahkan Ganjar memberi penghargaan dan hadiah khusus kepada santri berprestasi.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendapat penghargaan sebagai warga kehormatan di Kampung Alquran Kauman Semarang. Penghargaan tersebut diberikan atas jasanya dalam memimpin Jawa Tengah serta membina para Qoriq dan melestarikan Alquran.
“Atas jasa bapak gubernur dalam memimpin Jateng termasuk di dalamnya membina para qoriq dan hafidz serta melestarikan Alquran, maka warga Kauman Kampung Alquran memberikan penghargaan kepada Bapak H Ganjar Pranowo sebagai warga kehormatan Kauman Kampung Alquran. Semoga bapak gubernur berkenan menerimanya,” kata KH Hanif Ismail selaku Pembina Ponpes Roudlotul Quran dan tokoh masyarakat Kampung Alquran Kauman di sela acara Khataman Alquran Bilghoib di halaman Masjid Agung Kauman Semarang, Sabtu (21/12) malam.
Ganjar Pranowo menilai Kampung Kauman tetap akan menjadi episentrum kegiatan kerohanian karena selain terdapat Masijid Besar Kauman yang memiliki sejarah bagi Kota Semarang, juga memilikibPondik Pesantren Raudhatul Quran sebagai pencetal lahirnya Hafidz Quran.
“Lahirnya para santri Hafidz Quran harapannya akan membentuk kepribadian generasi muda yang benar-benar akan mencerahkan Indonesia. Dengan dilandasi pemahaman tentang Al Quran, saya yakin generasi hafidz Quran ini akan menjadikan Indonesia ini damai,”
ungkap Ganjar Pranowo.
Terpisah Ketua Umum DPP Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Prof Dr KH Noor Achmad MA sangat mendukung dan mengapresiasi dinobatkannya Kauman sebagai Kampung Quran. “Saya rasa ini satu-satunya di Indonesia ada Kampung Pencetak Hafidz Quran. Semoga ini bisa menginspirasi kota-kota lain,” kata Noor Achmad. st
