Api saat membakar pabrik pengolahan kayu di Jalan Raya Pantura Desa Sidaharja Kecamatan Suradadi, Rabu (7/8/2019). Foto: wing

SLAWI (Jatengdaily.com)- Sedikitnya delapan armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api dibantu polisi, PLN, BPBD dan warga memadamkan api yang membakar pabrik pengolahan kayu di Jalan Raya Pantura Desa Sidaharja Kecamatan Suradadi, Rabu (7/8/2019).

Dugaan sementara kebakaran dipicu akibat hubungan arus pendek listrik dari mesin pengering (oven).

Api pun berhasil dipadamkan. Meski tidak menimbulkan korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Informasi yang berhasil dihimpun di lapangan menyebutkan kejadian bermula saat sejumlah petugas pengamanan perusahaan tengah berjaga di post. Beberapa saat kemudian, salah satu diantara mereka berkeliling untuk melihat kondisi sekitar pabrik.

Tiba-tiba salah seorang petugas melihat ada api menyala dari oven yang berada di bagian belakang. Selanjutnya, dirinya mengambil alat pemadam api ringan yang telah tersedia dan berupaya memadamkan api. Namun, upaya itu tidak berhasil.

Selanjutnya, dirinya meminta tolong kepada rekan-rekan yang berjaga untuk membantu memadamkan api dengan alat seadanya. Naas, api terlanjur membesar akibat tertiup angin dan membakar pabrik.

“Pas lagi jaga keliling, melihat ada api dari dalam oven. Sudah dilakukan upaya pemadaman namun tidak berhasil,” kata Husen, salah seorang saksi.

Selanjutnya, mereka menghubungi petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi beberapa saat kemudian. petugas kemudian langsung melakukan upaya pemadaman. wing-she

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here