Kabel listrik di kawasan kota yang terpasang di salah satu kawasan perumahan Kota Semarang nampak malang melintang, di tahun 2020 tidak akan ada lagi. Sebab, akan ditanam bawah tanah. Foto: Ody

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang berencana akan mengubah kawasan Kota Semarang bebas kabel pada tahun 2020.

“Sebagian besar sudah selesai pada tahap dumping. Tahun ini sudah masuk tahap kedua revitalisasi dan akan selesai enam bulan ke depan. Sehingga, jaringan kabel bawah tanah sudah selesai. Agustus 2020 atau September 2020 nanti Kawasan Kota Lama bebas kabel listrik,” ujar Plh Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, di kantor PLN Jalan Pemuda Semarang, Kamis (16/1/2020).

Adapun untuk pekerjaan dimulai dari jalan kawasan Empu Tantular, Merak, Bubaan. Hal ini sesuai arahan Walikota Semarang, kawasan bebas kabel juga akan dikembangkan di Kawasan Segitiga Emas yakni di Jalan Pemuda, Pandanaran, Simpanglima dan Gajahmada.

“Untuk mempercepat progam ini, kami juga akan melakukan kerjasama dengan BUMD dan pihak ketiga dan semua stakeholder mulai PLN, PDAM, Telkom dan lainnya,” ujarnya.

Selain mempercantik kota dari pandangan, juga menghindari kerusakan akibat cuaca buruk seperti angin kencang, hujan lebat, petir dan lainnya.

Terakhir, selain kendaraan listrik seperti mobil dan motor Pemkot juga melakukan kajian bersama untuk menghadirkan trem (kereta yang memiliki rel khusus di dalam kota) berbasis listrik dan sudah direncanakan. Mulai dari Jalan Pengapon, Agus Salim, Pemuda, Imam Bonjol, Kota Lama dan kembali ke Pengapon.

“Progam ini sedang kami bicarakan dengan pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI),” jelasnya. Ody-she

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here