Dokter sedang memeriksa warga dalam kegiatan pelayanan gratis di Balai RW 5 Kelurahan Kemijen, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang, Kamis (23/01/2020). Foto: Ody

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Ratusan warga berbondong-bondong menikmati layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang ditempatkan di Balai RW 5 Kelurahan Kemijen, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang, Kamis (23/01/2020).

Dari pantauan, di lokasi, sedikitnya tercatat kurang lebih 200 warga yang kurang mampu mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis dan 100 balita. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Jateng.

“Pelayanan kesehatan gratis ini dalam rangka meningkatkan taraf kesehatan masyarakat,” ujar Executive Relation Officer PT Sumber Petrindo Perkasa, Habrian Indratama di lokasi.

Ia menjelaskan, layanan kesehatan ini diberikan kepada masyarakat kurang mampu yang berada di daerah kawasan industri Tanjung Mas, daerah tambak, dan daerah sekitar jalan pantura.

“Terima kasih atas dukungan dari Kelurahan Kemijen sehingga kami bisa menyalurkan CSR di lingkungan ini. Semoga kedepan bisa melaksanakan layanan ini di tempat lain terutama di kelurahan-kelurahan yang sangat dekat dengan lingkungan kami,” harapnya.

Perwakilan PT Indonesia Power, Darmawan juga mengatakan, terimakasih kepada pihak Kelurahan Kemijen yang dapat mengajak masyarakat bersama-sama menjaga aset Indonesia power karena Kemijen sangat dekat dengan wilayah produksi.

“Semoga acara layanan kesehatan ini dapat meningkatkan taraf kesehatan masyarakat sekitar kantor kami,” harapnya.

Tak lupa perwakilan PT Perta Daya Gas, Gunawan Setyo Budi juga mengatakan terimakasih kepada pihak Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Jateng dan pihak-pihak yang telah mendukung keberlangsungan kegiatan layanan kesehatan gratis.

“Terutama saya ucapkan terimakasih kepada Ketua RW 5 yang sudah mengajak warganya untuk mengikuti program ini,” harapnya.

Sementara itu, dr Utami dari Fakultas Kedokteran Undip bersama tiga tim yang membantu dalam pemeriksaan pasien mengatakan, kebanyakan warga yang datang merasakan keluhan paling banyak pegel-pegel pada leher dan badan. Ternyata setelah diperiksa tekanan darahnya tinggi atau hipertensi.

“Kebanyakan yang datang para lansia umur di atas 50 tahun,” jelasnya.

Penyebabnya, kata dr yang setiap harinya bekerja di RS Diponegoro tersebut ada beberapa faktor. Seperti faktor ginetik (keturunan), gaya hidup, pola makan serta kurangnya berolahraga.

“Selain itu, masyarakat pesisir ini juga mengkonsumsi ikan yang begitu banyak,” jelasnya. ody-she

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here