Observasi 158 WNI di Natuna Berakhir, Dibawa ke Jakarta

0
62
WNI saat datang dari Wuhan. Foto: dok.Kemlu

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Observasi 158 di Natuna, sepulang mereka dari Wuhan China daerah yang terkena wabah virus Corona, berakhir Sabtu (14/2/2020) hari ini. Mereka selanjutnya diterbangkan dari Natuna ke Jakarta dengan menumpang pesawat TNI AU.

Ke-158 orang yang diobservasi di Natuna tersebut terdiri dari 30 provinsi (perempuan 158 orang, laki-laki 80 orang) dengan usia termuda 5 tahun dan usia tertua 64 tahun, beserta tim KBRI 5 orang, tim penjemput 24 orang, dan crew Batik Air 18 orang. Sebagian besar mahasiswa itu berasal dari 30 provinsi sebarannya paling banyak adalah Jawa Timur 68 orang, Lampung 1 orang, Jakarta 12 orang, Aceh 13 orang, Papua 8 orang, Papua Barat 6 orang, dan lainnya.

Menkes Terawan Agus Putranto, seperti dikutip di laman kemenkes, menegaskan bahwa semua kondisi WNI dari Wuhan yang diobservasi di Natuna dalam keadaan sehat. Setiap hari, pagi dan sore mereka dicek kesehatannya satu-persatu.

Menkes berharap doa dari seluruh masyarakat dalam menanti berakhirnya masa observasi ini. ”Saya berharap doa dari seluruh bangsa rakyat negara Indonesia ini di dalam menantitanggal 15 Februari 2020. Di mana pukul 12.00 menjadi waktu berakhirnya masa observasi WNI sehat dari Wuhan berakhir,” kata Menkes.

Selanjutnya, setelah mereka pulang akan dilakukan surveilans tracking oleh Dinas Kesehatan. ”Dinas (Dinas Kesehatan) melakukan pemantauan untuk mengetahui keluhan atau apapun sebagai wujud tanggung jawab bersama pemerintah melalui Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan untuk melakukan surveilans tracking,” jelas Menkes.

Surveilan tracking dilakukan sewaktu-waktu. Bisa Dinkes yang aktif atau WNI dari observasi yang aktif. Bila tidak ada keluhan maka sudah selesai. Meski demikian, menurut Menkes, data pasca observasi tetap penting untuk mengingatkan cara hidup sehat dan mengingatkan untuk menjaga imunitas tubuh dengan baik.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dr. Achmad Yurianto mengatakan sudah diputuskan bahwa observasi WNI dari Wuhan di Natuna, berakhir pada tanggal 15 Februari 2020 pukul 12.00. Artinya, hari Sabtu pagi adalah pengecekan kesehatan terakhir, setelah itu menyiapkan mereka untuk bisa persiapan kembali ke Jakarta.

”Rencananya pada jam 7 pagi dari Jakarta menuju Natuna akan berangkat 3 pesawat TNI AU, terdiri dari 2 boeing 737 dan 1 Hercules. Ini adalah sejumlah pesawat yang sama pada waktu menjemput mereka dari Batam ke Natuna,” katanya.

Kemenkes, lanjut dr. Yuri sebelum warga yang diobservasi diberangkatkan ke Jakarta akan dilakukan pemeriksaan kesehatan. Baru setelah pukul 12 atau setelah makan siang mereka bisa diberangkatkan ke Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta. yds

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here