PSSI Sidak Venue Piala Dunia U-20, Puji Stadion Manahan

0
88
Ketua Umum PSSI Iriawan dan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo saat meninjau Stadion Manahan. Foto: dok/ig humaspemkotsurakarta

SOLO (Jatengdaily.com) – Ketua Umum PSSI, M Iriawan dan jajarannya melakukan inspeksi venue Piala Dunia U-20 tahun 2021 di Kota Solo Sabtu dan Minggu (9/2/2020). Lokasi yang ditinjau antara lain venue utama Stadion manahan dan lapangan pendukung untuk latihan seperti Stadion Sriwedari, Kota Barat, Sriwaru, Karangasem, dan Banyuanyar.

M Iriawan didampingi Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria juga bertemu dengan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo di Loji Gandrung, dilanjutkan peninjauan Stadion Manahan Minggu (9/2/2020).
.
M Iriawan mengatakan bahwa Kota Surakarta telah siap untuk menjadi satu di antara lima kota lain sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Fasilitas yang ada di dalam stadion hampir memenuhi standar FIFA. “Jacuzzi (kolam air hangat) ada, kamar mandi sudah baik ruang offical, ruang wasit, dan ruang pemanasan pemain semua ada dan sesuai standar,” tuturnya

Stadion Manahan Solo, menurut Iriawan, hampir selevel dengan Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta. “Stadion utama yang hampir selevel dengan GBK Jakarta, hanya Stadion Manahan Solo ini, dari beberapa stadion yang dilihat, tetapi saya belum tahu Stadion Bung Tomo Surabaya, nanti baru akan ditinjau,” kata dia.

Sedangkan lima lapangan pendukung untuk latihan pada pemain peserta Piala Dunia U-20 diakuinya harus banyak perbaikan. Hanya saja hampir semuanya sama di kota-kota lain, yakni perlu perbaikan termasuk mengganti rumput lapangan standar FIFA.

Wali Kota Solo, FX. Hadi Rudyatmo, meminta agar para suporter Pasoepati untuk tetap menjaga ketertiban, karena tuan rumah penyelenggaraan Piala Dunia U-20, suatu kepercayaan dunia kepada Indonesia khususnya Surakarta yang belum pernah terjadi. Untuk itu suporter wajib mampu dan mau menjaga Kota Surakarta hingga tetap kondusif, aman dan nyaman.

Terkait lapangan pendukung, m,enutu Wali Kota ada lima lapangan pendukung yang disiapkan yakni Stadion Sriwedari, Kota Barat, Karangansem, Sriwaru, dan Banyuanyar. Untuk perbaikan kelima lapangan tersebut, Pemkot sudah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Pusat untuk mempersiapkan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dan Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup/Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL). Semua detail desain untuk renovasi lapangan pendukung dan anggaran semua dari pusat, Pemkot Surakarta hanya pendampingan untuk AMDAL dan UKL/UPL. yds

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here