Siswa SD Balapulang Ceria Ikuti GLS Tim KKN Undip

0
101
Siswa SD Negeri 01 Balapulang Wetan, Kabupaten Tegal mengikuti kegiatan GLS (Gerakan Literasi Sekolah). Foto: dok. Tim KKN Undip

TEGAL (Jatengdaily.com) – Siswa kelas 4 SD Negeri 01 Balapulang Wetan, Kabupaten Tegal antusias mengikuti kegiatan GLS (Gerakan Literasi Sekolah), yang dilakukan mahasiswa KKN Tim I Universitas Diponegoro 2020 belum lama ini. Kegiatan berlangsung dengan penuh keceriaan dan menyenangkan.

Kegiatan pertama, yaitu diputarkan video tentang perpustakaan yang dikemas melalui animasi ‘Om Nom’. Siswa diberikan kesempatan untuk mereview video tersebut di depan kelas dengan gaya bahasa mereka masing-masing, serta diberikan hadiah menarik untuk dua siswa yang berani mengajukan diri secara sukarela.

Kegiatan selanjutnya, anggota KKN TIM I Undip memberikan games tebak gambar untuk para siswa. Salah satu anggota KKN menggambar di papan tulis kemudian siswa diberikan kesempatan untuk menebak gambar dengan tema yang telah ditentukan. Tidak lupa juga diberikan hadiah menarik untuk siswa yang berhasil menebak gambar dengan cepat dan tepat.

Kegiatan terakhir dari rangkaian GLS, yaitu membuat puisi oleh para siswa yang ditujukan pada salah satu anggota KKN Undip dengan semenarik dan sekreatif mungkin.

Kegiatan GLS ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan ketertarikan membaca pada anak sejak usia dini. Kegiatan yang dikemas dengan menarik dan semi formal ini diharap dapat memberikan manfaat dan dengan mudah diterima oleh siswa kelas 4 SD Negeri 01 Balapulang Wetan.

Membuat Celengan
Tak kalah serunya ketika Tim KKN Undip mengajari siswa kelas 4 SDN 01 Balapulang Wetan membuat celengan dari botol plastik bekas dan serbuk kayu. Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh semangat dan antusiame yang tinggi.

Membuat celengan dari botol plastik bekas dan serbuk kayu. Foto: dok. Tim KKN Undip

Mahasiswa KKN Tim I UNDIP mengajarkan siswa untuk membuat celengan dari botol plastik bekas dengan tujuan mengajarkan siswa untuk memanfaatkan botol bekas menjadi barang yang dapat digunakan sehari-hari.

Memilih serbuk kayu sebagai pelengkap menghiasi celengan, dilakukan untuk memanfaatkan limbah kayu yang dihasilkan dari penghasil mebel, mengingat masyarakat desa Balapulang Wetan memiliki mata pencaharian mayoritas sebagai pengrajin mebel.

Siswa sangat antusias membuat celengan dari bahan-bahan yang telah disediakan. Kreatifitas siswa sangat dibutuhkan. Celengan yang dibuat oleh siswa-siswi sangatlah menarik dan penuh akan seni. Kegiatan membuat celengan juga memiliki maksud tersirat yaitu untuk memupuk rasa cinta gemar menabung sejak dini. Fitri Nur Indahsari/FE Undip-yds

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here