Angkat Potensi Wisata, Ratusan Offroader Jajal Adventure Explore Rembang

Peserta offroader dari Jateng dan Jatim meramaikan event Adventure Explore Rembang (AER) yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-6 PT Semen Gresik, Sabtu (22/2).Foto:ist

REMBANG (Jatengdaily.com) – Ratusan offroader dari sejumlah kota di Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur meramaikan event Adventure Explore Rembang (AER) yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-6 PT Semen Gresik, Sabtu (22/2).

Selain memperkenalkan progam Edupark dan sirkuit Semen Gresik, event bergengsi yang diikuti oleh Bupati Rembang H Abdul Hafidz dan jajaran Direksi PT Semen Gresik sekaligus untuk mengangkat destinasi wisata berbasis potensi lokal desa sekitar perusahaan persemenan terkemuka dan keindahan alam Kota Rembang.

AER tahun ini adalah event kedua yang digelar Semen Gresik. Dibanding tahun lalu, animo peserta kali ini sangat tinggi. Awalnya, panitia hanya menargetkan 100 peserta. Namun ternyata ada 150 offroader dari Rembang, Kudus, Jepara, Pati, Cepu, Blora, Bojonegoro, Tuban, Gresik, Kediri hingga Nganjuk berminat mengikuti event ini.

Selain Bupati H Abdul Hafidz dan Forkompinda Rembang, Danyonif 410/Alugoro Blora Letkol Inf Loka Jaya Sembada dan pengasuh Ponpes Wali Sembilan/Nurussalam Gomang, Tuban KH Noer Nasroh serta elemen lainnya juga turut menyemarakkan event AER yang titik start dimulai dari Taman Pandansili Desa Kadiwono, Bulu, Rembang.

Taman Pandansili merupakan destinasi wisata baru di kawasan Rembang bagian selatan. Taman Pandansili yang pengembangannya dibantu Semen Gresik ini diresmikan akhir 2019 lalu.

Direktur Produksi PT Semen Gresik JokoSulistyanto mengatakan event AER merupakan bentuk sinergi positif antara dunia usaha, pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama mengangkat pariwisata berbasis potensi lokal di Kabupaten Rembang. Di rute yang dilewati peserta AER misalnya, ada Taman Pandansili, air terjun Desa Pasucen hingga Cagar Alam Gunung Butak.

Peserta offroad melintasi kubangan berlumpur. Foto:ist

Komitmen Semen Gresik untuk mengangkat potensi wisata ini tak hanya lewat event AER saja. Perusahaan persemenan terkemuka ini juga melakukan upaya revitalisasi agar ekosistem dan keanekaragaman hayati di berbagai lokasi tersebut terjaga. Seperti yang dilakukan di kawasan Cagar Alam Gunung Butak. Upaya revitalisasi yang dilakukan bertahap itu dengan menggandeng BKSDA Jateng.

Karena rute yang dilalui sulit serta susah untuk bermanuver, maka peserta AER kali ini dikhususkan hanya untuk kendaraan 4×4. Adrenalin dan nyali peserta ditantang merasakan berbagai sensasi yang ada di rute kategori medium extreme ini. Mulai dari jalur bergelombang, kubangan, tanjakan hingga melintasi jalur sungai penuh bebatuan.

Peserta AER juga ditantang uji ketangkasan di sirkuit Semen Gresik. Sirkuit sepanjang 375 meter diproyeksikan bisa dimaksimalkan untuk berbagai event offroad bahkan skala nasional.

Direktur Keuangan dan SDM PT Semen Gresik Muchammad Supriyadi mengatakan Edupark merupakan bagian dari Progam Perkebunan, Pertanian, Perikanan dan Peternakan Terpadu (P4T). Progam ini diproyeksikan berkontribusi untuk membangun kemandirian pangan dan energi serta mengangkat perekonomian warga sekitar perusahaan.

“Edupark ini kita proyeksikan untuk transfer of knowledge bagi warga desa sekitar Semen Gresik. Progam ini sekaligus menegaskan komitmen kita untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat,” tandas Muchammad Supriyadi.

Bupati Rembang H Abdul Hafidz mengapresiasi upaya Semen Gresik dalam memajukan pariwisata maupun aksi pemberdayaanmasyarakat di daerah yang dipimpinnya. Upaya ini strategis untuk menunjang kemajuan Rembang. “Komitmen Semen Gresik tak perlu diragukan lagi. Progam Semen Gresik sangat membantu Pemkab Rembang,” jelas Abdul Hafidz. st

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version