FOTO: KLB Corona, Lengangnya Kota Solo

0
242
Kawasan Plasa Manahan, atau depan pintu gerbang Stadion Manahan biasanya menjadi tempat rekreasi warga juga terlihat sepi. Tak banyak orang yang biasa nongkrong di tempat wisata murah meriah tersebut sembari menikmati air mancur di bawah patung Soekarno setinggi tujuh meter tersebut. Foto: yanuar

SOLO (Jatengdaily.com) – Sudah hampir sepuluh hari Kota Solo menjalani status KLB (Kejadian Luar Biasa) virus corona, sejak ditetapkan pada Jumat (13/3/2020) malam lalu. Aktivitas masyarakat masih tetap ada dalam kurun waktu tersebut, namun secara umum relatif lebih sepi dibandingkan hari-hari sebelumnya.

Sejumlah pusat keramaian Kota Solo yang biasa padat orang kini sepi. Terlebih lagi setelah tempat-tempat wisata ditutup untuk 14 hari, hampir tak ada lagi kerumunan orang. Begitupula lalu lalang kendaraan di jalan-jalan yang biasa macet kini juga terlihat lengang. Masyarakat telah mematuhi imbauan pemerintah untuk lebih baik tinggal di rumah sementara ini.

Kawasan patung Brigjen Slamet Riyadi di Bundaran Gladag Solo juga lengang di hari Minggu (22/3/2020). Biasanya, jalan protokol ini ini padat lalu lintas karena menjadi jalur menuju Keraton Solo, Pasar Klewer dan lainnya. Foto: yanuar


Taman Balekambang Solo ditutup selama 14 hari sejak diberlakukan Kota Solo KLB Corona. Hanya ada petugas keamanan berjaga di objek wisata yang biasanya juga digunakan untuk pementasan kethoprak dan sendratari tersebut. Foto: yanuar


Museum Radyapustaka juga tertutup rapat pintunya Minggu (22/3/2020). Objek wisata di Jalan Slamet Riyadi ini juga tutup sejak KLB Corona di Solo. Tak ada aktivitas pengunjung di museum yang didirikan pada masa pemerintahan Pakubuwono IX oleh Kanjeng Raden Adipati Sosrodiningrat IV pada tanggal 28 Oktober 1890 atau museum tertua di Indonesia tersebut. Foto: yanuar


Keraton Kasunanan Surakarta sudah tutup sejak sehari setelah penetapan KLB Corona pekan lalu. Sepi dari aktivitas pengunjung yang biasa padat di hari Sabtu dan Minggu. Foto: yanuar


Pasar Klewer sebagai pusat tekstil di Solo juga sepi aktivitas pembeli. Kawasan depan pasar sudah terlihat lengang padahal biasanya padat lalu lintas maupun aktivitas warga yang akan berbelanja. Foto: yanuar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here