Gelar Workshop, Musyawarah Guru PAI SMP Motor Penggerak Kegiatan

0
66
Para peserta mengikuti workshop pembuatan kisi ujian sekolah di Demak. Foto:dok

DEMAK (Jatengdaily.com) – Selalu update itu kata yang pas disematkan kepada Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PAI SMP Kabupaten Demak. Setelah beberapa waktu lalu sukses melaksanakan kegiatan penyusunan RPP berbasis android,  bertempat di aula SMPN 5 Demak, organisasi di bawah kepemimpinan Syaekuddin, SAg, MPd.I. kembali menggebrak dengan melaksanakan penyusunan kisi-kisi Ujian Sekolah (US) dan penyusunan soal HOTS.

Kegiatan ini dihadiri oleh Pengawas PAI Abdullah Mahrus, MSi., Endah Sulistyowati, SAg, MPd.I., Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Subkan, MPd., Kasi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kemenag Kabupaten Demak Azhar Wibowo, MSI, dan Sukahar, MPd. perwakilan MKKS SMP Kabupaten Demak dan dihadiri 58 guru PAI SMP Negeri-swasta se-Kabupaten Demak. Dalam kegiatan ini setiap peserta diwajibkan membawa laptop dan smartphone sebagai bagian guru yang melek teknologi.

Subkan dalam sambutannya sangat memuji kegiatan yang berlokasi di tengah kota Demak. Menurutnya langkah MGMP PAI SMP layak dicontoh oleh yang lain. “MGMP PAI SMP Kab. Demak selalu menjadi motor penggerak dalam inovasi pembelajaran, hal ini ditunjukkan beberapa waktu yang lalu MGMP PAI SMP Kab. Demak telah menyelenggarakan Workshop RPP 3 Komponenen Berbasis Android di SMP Negeri 2 Demak,” terang Subkan.

Pengakuan akselerasi akan kemampuan guru PAI ini juga disampaikan juga oleh Sukahar yang juga menjadi Kepala SMPN 5 Demak.  “Kami dari MKKS sangat iri dengan MGMP PAI SMP Kab. Demak, yang selalu up to date dibanding dengan MGMP mapel lain, kok bisa?” tandas Sukahar. Dia berharap kegiatan ini juga bisa ditiru oleh MGMP lainnya sehingga membawa kemajuan yang signifikan bagi dunia pendidikan di Kabupaten Demak.

Senada dengan pernyataan sebelumnya, Ketua MGMP SMP PAI Kabupaten Demak Syaekudin, S.Ag., M.Pd.I. “Dengan kemajuan informasi dan teknologi, GPAI SMP akan kami ajak untuk menjadi garda terdepan dalam proses pembelajaran yang menggunakan IT tanpa mengesampingkan pendidikan karakter Islami di Kab. Demak, kami akan mengadakan pelatihan Penilaian Bebasis CBT dalam Waktu dekat. Selamat berjuang untuk seluruh GPAI SMP Kab. Demak.” tegas guru SMPN 1 Kebonagung ini.

Sementara itu, Kasi PAIS Kemenag Demak Azhar Wibowo, M.Si. mengharapkan seluruh rangkaian kegiatan workshop tersebut diikuti dari awal sampai akhir oleh peserta. Dia berharap guru PAI SMP bisa menerapkan ilmu yang didapatkan dari workshop ke satuan pendidikan masing-masing. Selain bisa mengaplikasikan ilmu yang sudah didapatkan, Azhar berharap dalam menyusun soal untuk ujian sekolah tidak mempersulit peserta didik. “Buatlah soal yang tidak menyulitkan siswa. Apa yang sudah diajarkan bapak ibu bisa digunakan sebagai bahan menyusun kisi-kisi dan soal ujian sekolah,” harap Azhar.

Sebelum menyusun kisi-kisi US dan membuat soal HOTS, panitia memberikan training berupa pendalaman materi berupa panduan penyusunan kisi-kisi US dan panduan penyusunan soal HOTS. Kegiatan ini langsung dipandu oleh Syaekudin. Instruktur Nasional PAI ini secara gamblang menjelaskan berbagai hal seputar kisi US dan soal HOTS PAI sehingga membuat peserta semakin bersemangat.

Menurut pria murah senyum ini, kisi-kisi mempunyai tiga manfaat penting yaitu sebagai pedoman dalam penulisan soal yang hendak disusun, penulis soal akan menghasilkan soal-soal yang sesuai dengan tujuan tes dan penulis soal yang berbeda akan menghasilkan perangkat soal yg relatif sama, dari segi tingkat kedalaman maupun cakupan materi.

Dia menambahkan bahwa kisi-kisi dikatakan baik jika memiliki tiga kriteria yaitu mewakili isi kurikulum yg akan diujikan, komponen-komponennya rinci, jelas dan mudah dipahami dan dapat dibuat soalnya sesuai dengan bentuk soal yang telah ditetapkan. Pria yang juga menjadi sekretaris Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) Kabupaten Demak ini juga menjelaskan mengenai soal HOTS. Menurutnya soal HOTS merupakan soal yang menuntut tidak sekedar mengingat saja melainkan juga memaksa siswa untuk mengolah kembali. “Bahasa kerennya saat ini ya menalar,” ucapnya.

Sementara itu pengawas PAI Endah Sulistyawati, S.Ag, M.Pd.I ikut mendampingi hingga acara penyusunan kisi-kisi dan penyusunan soal HOTS. Ibu yang pernah bertugas di SMPN 1 Wedung ini berharap sekali dengan pendampingingan yang dilakukan oleh MGMP PAI SMP Kabupaten Demak bisa membantu guru PAI dalam menyiapkan soal US mapel PAI dengan kualitas yang baik. “Kegiatan ini tidak akan berhenti sampai di sini. MGMP PAI akan terus mendampingi guru PAI dalam kegiatan proses pembelajaran di sekolah,” jelasnya. st

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here