SEMARANG (Jatengdaily.com)– Suasana pencoblosan dalam Pilkada di Kota Semarang di sejumlah TPS kekat menerapkan protokol kesehatan, Rabu (9/12/2020). Di TPS 22, Perumahan Sendangmulyo, Kecamatan Tembalang, misalnya, begitu datang, pemiliih cuci tangan dengan sabun, di cek suhu tubuh, dan diberi kantung plastik (kaus tangan) dari plastik. Usai mencoblos pun, tinta sebagai tanda usai mencoblos, hanya diteteskan ke tangan.
Di sini, tidak ada antrian, sebab menerapkan jadwal untuk memilih. Sehingga suasana nyaris lengang.
Sementara itu, Calon Petahana Walikota Semarang Hendra Prihadi atau Hendi, melakukan pencoblosan di sekitar tempat tinggalnya, yakni di TPS 09 Kelurahan Lempongsari, Kecamatan Gajahmungkur. Dia datang bersama istrinya, Krisseptiana. Mereka kompak berpakaian putih dan berboncngan mengendarai sepeda motor, dan menyapa warga yang ada.
Hendi sangat mengpresiasi pelaksanaan Pilkada dimana TPS-TPS menerapkan protocol kesehatan yang ketat.
Hendi, mengatakan, menyerahkan seluruhnya kepada ke tim pemenangan terkait hasil dari pilkada ini.
Sementara itu, pasangannya, Hevearita G Rahayu juga melakukan pencoblosan di sekitar tempat tinggalnya, di TPS 16, Kelurahan Sumur Boto.
Dalam Pilkada ini, Hendrar Prihadi dan Hevearita G Rahayu maju dalam pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Semarang, mereka merupakan pasangan calon tunggal. Mereka melawan kotak kosong. Meski begitu, agar bisa menang, mereka harus bisa menang minimal 50 persen suara. she


