Ilustrasi penahanan.

SEMARANG (Jatengdaily.com) -Sebanyak 5.296 napi (narapidana) di Jawa Tengah mendapatkan remisi khusus hari besar keagamaan pada Idul Fitri 1441 Hijriah. Diantaranya 23 narapidana di antaranya langsung bebas setelah memperoleh pemotongan masa hukuman itu.

“Dari total 5.296 warga binaan yang menerima remisi pada Hari Raya Idul Fitri kali ini, yang mendapatkan remisi khusus sebagian atau RK I berjumlah¬†5.273 orang, dan remisi khusus seluruhnya atau RK II sebanyak 23 orang,” kata Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Jateng, Marasidin, Sabtu (23/5).

Dia menyebut adapun remisi yang didapatkan para napi bervariasi mulai dari 15 hari hingga 2 bulan. Dengan pemotongan masa tahanan itu, penerima RK II langsung bebas pada Lebaran 2020. Surat Keputusan (SK) remisi akan diserahkan masing-masing kepala Lapas dan Rutan seusai salat Idul Fitri.

Adapun narapidana yang terbanyak dari Lapas Kelas I Semarang. 
“Lapas Kedungpane ada 474 orang. Itu paling banyak di lapas dan rutan di Jateng,” ujarnya.

Adapun penerima remisi terbanyak merupakan narapidana kasus pidana umum yang mencapai 3.369 orang.
Sementara narapidana kasus penyalahgunaan narkotika yang memperoleh pengurangan masa hukuman mencapai 1.855 orang.

Narapidana kasus korupsi dan terorisme yang memperoleh remisi kali ini jumlahnya masing-masing 33 orang dan 25 orang.

Kemenkumham mencatat jumlah napi dan tahanan yang menghuni berbagai lapas dan rutan di Jawa Tengah mencapai 11.403 orang. Adri-she

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here