Ilustrasi: Pasien Covid-19. Foto: dok/wing

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) sebentar lagi. Dimana pada Rabu (9/12/2020) nanti, masyarakat akan menggunakan hak pilihnya untuk memilik kepala dan wakil daerahnya.

Lantas bagaimana dengan pasien Covid-19 yang sedang menjalani isolasi, apakah boleh ikut mencoblos? Yang jelas, komisi pemilihan umum (KPU) setempat menjamin seluruh warga Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah Semarang memiliki hak memilih.

Meski calon pemilih sedang menjalani perawatan dan isolasi karena terkonfirmasi Virus Corona atau Covid-19. Ketua KPU Kota Semarang Henry Casandra Gultom, beberapa waktu lalu menegaskan, pasien covid tetap boleh ikut berpartisipasi.

Lalu, prosedur bagi pasien Covid-19 adalah jika sakit di rumah akan didatangi KPPS dengan menggunakan APD. Kalau yang dirawat di rumah sakit atau rumah isolasi, akan didatangi KPPS dari TPS terdekat.

Intinya, petugas akan mendatangi pasien yang sedang menjalani perawatan baik itu di rumah sakit atau di rumah isolasi mandiri.  Sedangkan waktunya, adalah setelah jam 12.00 WIB.

“Mereka nanti dilayani setelah jam 12.00 WIB. Perlakuannya mereka yang sakit sama seperti mereka yang memiliki KTP Semarang atau surat keterangan tapi belum terdaftar di DPT,” jelasnya. she

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here