SEMARANG (Jatengdaily.com) – Di saat jumlah pasien di Indonesia meningkat, di China jumlah kasus baru penderita corona diklaim kian menurun.
Juru bicara Komisi Nasional Kesehatan China (NHC) Mi Feng dalam keterangan persnya di Wuhan mengatakan, Provinsi Hubei sebagai episentrum epidemi hanya mendapatkan delapan kasus baru yang semuanya ada di Wuhan.
Di luar Wuhan dalam sepekan terakhir tidak ada kasus baru. Di luar Hubei ada tujuh kasus baru, termasuk enam kasus kiriman dari luar negeri.
Dia menegaskan bahwa perawatan medis kepada pasien tetap menjadi prioritas utama dan tidak mengurangi upaya pencegahan dan pengendalian COVID-19.
Sedangkan Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus meminta negara-negara menangani penularan virus corona penyebab COVID-19 secara komprehensif.
“Bukan hanya pengujian. Tidak melacak kontak saja. Bukan melakukan karantina saja. Bukan memberlakukan jarak sosial saja. Lakukan semuanya,” kata Tedros dalam taklimat kepada media pada 13 Maret 2020.
“Negara yang melihat negara lain dengan epidemi besar dan berpikir ‘itu tidak akan terjadi pada kita’ melakukan kesalahan mematikan. Itu bisa terjadi pada negara mana pun,” kata dia. yds


