Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Kelautan Undip, yang terdampak Corona, mendapat bantuan sembako dan lauk pauk berupa ikan, dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Keluarga Alumni Perikanan Undip (Kerapu), Sabtu (23/5/2020), di kampus Undip. Foto: jdc/she

SEMARANG (Jatengdaily.com) -Sahata Silaban, mahasiswa semester 2, Fakultas Perikanan dan Kelautan Undip, merasa bersyukur mendapat bantuan sembako, dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Keluarga Alumni Perikanan Undip (Kerapu), bertajuk ‘Kerapu Peduli, Kerapu Guyub Saklawase’, Sabtu (23/5/2020), di kampus Undip,Tembalang.

Sahata, yang asal Medan ini, satu diantara 137 mahasiswa yang terdampak pandemi Corona (Covid-19) dan tidak bisa mudik, yang mendapat bantuan pada gelombang 4 ini. ”Saya memang Lebaran ini tidak bisa pulang ke Medan, sebab memang adanya peraturan pemerintah yang melarang mudik,” jelas Sahata, yang anak kos ini.

Imam Indar, Wakil Sekretaris Umum DPP Kerapu, yang mewakili Ketua DPP Kerapu Abdul Kadir Karding mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian alumni kepada adik-adik kelasnya dan juga almamater. Bantuan sembako kali ini yang diberikan diantaranya berupa beras, minyak, makanan olahan dari ikan, ikan kembung beku, dan makanan kalengan berbahan dasar ikan.

Dipilihnya lauk pauk dari ikan, karena ikan bisa meningkatkan imun tubuh dalam kondisi pandemi Corona seperti ini.

”Kami juga dalam kesempatan ini memberikan bingkisan kepada 18 pensiunan atau ahli warisnya, sejumlah satpam dan karyawan kebersihan. Pada tahap berikutnya, bantuan kepada mahasiswa juga akan diberikan sesuai kebutuhan dan ketersediaan,” jelasnya.

Dekan Fakultas Perikanan dan kelautan Prof Ir Tri Winarni Agustini MSc PhD mengatakan, pihaknya sudah sejak bulan Maret bertahap memberikan bantuan kepada mahasiswa yang terdampak pandemi Corona yang dikelola per departemen (ada enam departemen di fakultasnya). Bahkan selain alumni, para dosen juga sukarela memberi bantuan. ”Sudah tiga putaran dan ada yang empat putaran,” jelasnya.

Adapun jumlah total mahasiswa yang terdampak Covid-19, sedikitnya ada 327 orang di Fakultas ini. Mereka rata-rata tidak bisa mudik. ”Sebelum ini, sudah juga dibagikan bantuan per departemen. Ada sembako, uang, voucher belanja, dan bantuan lainnya,” jelasnya. she

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here