SEMARANG (Jatengdaily.com) – Majelis Ulama Inonesia (MUI) Jawa Tengah menyerukan umat Islam menghadapi musibah virus Korona (Covid-19) dengan istighotsah, mujahadah dan berdoa kepada Allah swt.
“Menghadapi segala musibah apapun, bala dan bencana dengan pasrah dan tawakal kepada Allah, jangan panik, sambil terus berikhtiar menjaga kesehatan,” kata Ketua Umum MUI Jateng Dr KH Ahmad Darodji MSi, Sabtu (14/3).
Dalam surat yang ditandatangani Ketua Umum dan Sekretaris Umum MUI Jateng, Drs H Muhyiddin MAg, MUI Provinsi Jawa Tengah mengimbau kepada Pimpinan Ormas, Pengelola/Takmir Masjid, Pimpinan Pondok Pesantren, Pimpinan Lembaga Pendidikan dan masyarakat Muslim se Jawa Tengah untuk melakukan Qunut Nazilah pada setiap Shalat Jumat di masjid masing-masing.
Mengadakan doa bersama dalam bentuk Istighotsah. Membaca doa “Daf’ul Bala” pada setiap dzikir bakda shalat maktubah. Selain tidak panik dan wasapada, MUI Jateng mengajak umat untu mengikuti petunjuk pemerintah membatasi perkembangan penyebaran virus dengan ikhtiar melalui budaya hidup bersih dan sehat mencuci tangan dengan sabun.
Menjaga daya tahan tubuh agar tidak gampang sakit. Kurangi konsentrasi massa kecuali yang perlu. Dan lebih mendekatkan diri kepada Allah antara lain dengan melakukan istighotsah, banyak beristighfar, banyak bersedekah, banyak membaca qunut nazilah dan bertawakal kepada Allah.
“Selain Qunut Nazilah, doa yang dianjurkan membaca shalawat nariyah dan shalawat Tibil Qulub sebanyak-banyaknya,” kata Kiai Darodji. Doa yang lain yaitu bismillahilladzii laa yadurru maasmihi syaiun fil ardlii walaa fissamaai wahuwassamiiul aliiim.
Dia berharap dengan ikhtiar doa dan mujahadah umat Jawa Tengah, Indonesia dan seluruh dunia akan diselamatkan dari wabah corona dan segala musibah yang membahayakan manusia. st


