Ilustrasi. Jatengdaily.com

TEGAL (Jatengdaily.com)- Juru Bicara Covid-19 Pemkab Tegal dr Joko Wantoro, di Ruang Media Center Humas Pemkab Tegal, Jumat  (27/3/2020) mengatakan,  saat ini ada sedikitnya 22 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 yang  dirawat di ruang isolasi yang berbeda.

Masing-masing adalah, 5 orang dirawat di RSUD dr Soeselo Slawi, 3 orang di RSUD Kardinah Kota Tegal, 6 orang di RSU Islam Harapan Anda Kota Tegal, 4 orang di RSUD Suradadi dan sisanya dirawat di RS Mitra Siaga Kramat.

Adapun, rincian 22 orang itu berasal dari Kecamatan Dukuhturi 2 orang, Kramat 4 orang, Slawi 1 orang, Tarub 2 orang, Suradadi 4 orang, Warureja 2 orang, Adiwerna 2 orang, Margasari 1 orang, Dukuhwaru 2 orang, Talang 1 orang dan Balapulang 1 orang. “Yang rawan di pantura, karena ada delapan orang di dua kecamatan,” kata Joko.

Dia melanjutkan, untuk data Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19 di Kabupaten Tegal per tanggal 27 Maret sebanyak 250 orang.

Sedangkan warga yang pulang kampung dari kota maupun luar negeri yang  terjangkit sebanyak 2.258 orang.

“Sampai dengan hari ini, di Kabupaten Tegal belum ada yang terkonfirmasi positif Covid-19. Semoga tidak ada selamanya,” imbuhnya.

Bupati Tegal Umi Azizah meminta warga untuk patuh terhadap intruksi pemerintah. Diharapkan, warga menghindari kerumunan massa dan melakukan social distancing. Jika tidak ada kepentingan yang mendesak, sebaiknya berdiam diri di rumah untuk menghindari penyebaran virus corona. Jagalah kebersihan dan selalu berdoa supaya terhindar dari virus tersebut.

“Untuk berdiam diri di rumah memang tidak mudah. Tapi ini pilihan yang harus kita ambil,” tukasnya. Wing-she

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here