SEMARANG (Jatengdaily.com)- Setelah sejumlah pasar, kini Dinas Perdagangan Kota Semarang menutup Pasar Gayamsari, setelah ditemukan Pedagang terpapar COVID-19.
Dinas Perdagangan Kota Semarang terpaksa harus menutup sementara Pasar Gayamsari, selama tiga hari sejak Minggu (21/6/2020) sampai Selasa (23/6/2020).
Kondisi ini menyusul ada beberapa pedagang yang terpapar COVD-19. Demikian dikatakan oleh Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fravarta Sadman, Senin (22/6/2020).
Menurunya, Pasar Gayamsari menjadi Pasar ke sembilan yang harus ditutup sementara. Ini setelah sebelumnya Pasar Meteseh di Kecamatan Tembalang.
Upaya tes massal terus dilakukan lantaran Pasar Tradisional menjadi cluster baru penyebaran COVID-19, sehingga Fravarta berharap agar Pasar Gayamsari menjadi pasar terakhir yang ditutup sementara.
Dan penularan Covid-19 di pasar tradisional tidak kembali terjadi. ”Penutupan Pasar Gayamsari dilakukan mulai Minggu hinga Selasa besok, sosialisasi yang dilakukan para petugas pasar terus dilakukan hingga saat ini.
Termasuk upaya sterilisasi selama pasar ditutup sementara. Ditemukannya banyak kasus Corona di Pasar Tradisional diungkaplan Fravarta bisa jadi pengingat masyarakat untuk lebih disiplin diri menerapkan protokol kesehatan, terutama saat beraktivitas di pasar. she
