BOYOLALI (Jatengdaily.com) – Upaya menekan penyebaran COVID-19 terus dilakukan berbagai pihak. Termasuk di antaranya Bandara Adi Soemarmo di Kabupaten Boyolali yang mewajibkan calon penumpang pesawat melakukan rapid test antigen.
“Dalam rangka untuk mendukung perjalanan melalui udara selalu kita siap sedia, di samping juga kesiapan terminal di dalam menerapkan protokol kesehatan daripada kegiatan pengawasan COVID-19 di terminal,” kata General Manager Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo, Yani Ayat, seperti dilansir laman boyolali.go.id Senin (21/12/2020).
Dengan jumlah pengunjung bandara sekitar 1.200 setiap hari ini, pihak bandara telah menyiapkan tim kesehatan yang berjaga setiap jam. Karena sudah ada peningkatan minat masyarakat menggunakan moda transportasi udara sekitar 30-40 persen.
“Kita standby-kan ambulans dan tim langsung mengambil tindakan karena Satgas masih standby sampai saat ini, belum ada pencabutan,” ujarnya.
Masyarakat bisa melakukan tes antigen dengan biaya Rp 170.000 di tempat yang sudah disediakan oleh pihak bandara, maupun bisa melakukan tes antigen mandiri di rumah sakit sekitar bandara.
“Sudah 426 (orang) yang melaksanakan tes antigen ini. Dan untuk hasilnya Alhamdulillah sampai sekarang masih belum ada laporan yang reaktif,” tuturnya.
Pelaksanaan tes antigen ini juga sekaligus upaya pemerintah dalam menghadapi libur Natal dan Tahun Baru 2021. yds


