Pesan Rektor Kepada Wisudawan: Jangan Pernah Sakiti Orang Tua

3 Min Read
Rektor UIN Walisongo Prof Dr Imam Taufiq MAg memwisuda para wisudawan, Rabu (29/1/2020). Foto: Ody

SEMARANG (Jatengdaily.com)– Orang tua tidak pernah meninggalkan sedikitpun pikirannya kecuali untuk anaknya agar berhasil dan sukses serta bermanfaat di dunia ini. Maka kalian jangan pernah membuat sakit hati orang tua.

Demikian pesan tersirat Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Prof Dr Imam Taufiq MAg dihadapan sebanyak 773 mahasiswa yang mengikuti wisuda dalam progam D3 (Diploma), S1 (Sarjana), S2 (Pascasarjana) dan S3 (Doktor) di Aula 2 Kampus 3, Rabu, (29/1/2020).

Perlu disadari, bahwa prestasi yang telah disandang ini bukan semata-mata gara-gara atau akibat jerih payah kalian sendiri. Banyak partisispasi dan dukungan dari semua pihak.

Menurut Guru Besar Tafsir Hadis tersebut, bahwa prestasi itu tidak bisa diraup atau tidak bisa ditangkap oleh personal diri.

“Paling bijaksana dalam proses wisuda cepet yaitu bapak dan ibu kalian. Bapak dan Ibu kalian yang mengantarkan putra-putrinya lulus dan Insyallah besok menjadi anak-anak yang sholeh dan sholehah,” ujarnya.

Maka dari itu, kalian jangan pernah berbangga dan senang bahkan mengesampingkan peran besar orang tua. Rektor juga mengajak para wisudawan jangan pernah meninggalkan dzikir dan sholat.

“Para alumni jangan pernah lupa yang namanya dzikir. Agama Islam mengajarkan umatnya untuk memegang teguh nilai-nilai agama dimanapun berada. Jangan pernah meninggalkan shalat dan terus meninginggat Allah sebagai seorang alumni. Maka dari itu ini merupakan bagian diri kita untuk mengabdi untuk bangsa dan bernegara,” ujarnya.

Selanjutnya, Ia juga menyampaikan bawah UIN Walisongo sedang berbenah salah satunya menyiapkan beberapa perangkat agar dalam pembelajaran dapat berjalan dengan kualitas dan mutu yang terbaik.

Sampai hari ini banyak perangkat yang sedang dilakukan seperti menyiapkan sarana dan prasarana yang masih dalam tahap pengerjaan.

“Itu semua kita lakukan dalam rangka memberikan modal dan semangat mahasiswa, bahwa tanggungjawab kita besar ke depan. Selain itu, tantangan kita ke depan cukup komplek dan hanya bisa dilalui oleh almuni-almuni yang memiliki kualitas spritual, kualitas akademik yang mumpuni. Karena kecerdasan IT saja tidak cukup harus diimbangi dengan kecerdasan spiritual,” jelasnya.

Dalam penyampaiannya, rektor juga mengapresiasi bagi wisudawan dan wisidati yang hari ini sudah bekerja keras dan bapak-bapak dekan, dan keluaga besar UIN Walisongo. Karena setalah wisauda kali ini ijazah dan legalisir langsung bisa diberikan.

“Ini perlu saya apresiasi karena kami ingin memberikan servis dan pelayanan yang baik. Kami berharap dengan hal ini para alumni bisa berkiprah di masyarakat atau melanjutkan studi pendidikannya sesuai bidang dak kompetensinya. Kami ingin menunjukkan kampus Walisongo sebagai kampus ramah untuk menjadikan sesuatu kampus unggulan,” harap Imam Taufiq. ody-she

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version