Raih Suara 91,57%, Hendi-Ita Terima Kasih ke Warga Semarang

3 Min Read

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Berhasil meraih persentase suara sebesar 91,57%, pada pemilukada di Kota Semarang, pasangan Hendi-Ita menyatakan bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, relawan, partai pendukung, serta partai pengusung, khususnya PDI Perjuangan.

“Persentase perolehan suara ini sesuai dengan target yang ditetapkan oleh tim pemenangan, sehingga kami mengucapkan terima kasih kepada partai pengusung serta pendukung, khususnya untuk Bu Mega dan PDI Perjuangan,” tutur Hendi, Rabu (9/12).

Hendi juga mengucapkan terima kasih kepada teman – teman relawan, dan juga yang terpenting terima kasih kepada seluruh masyarakat Kota Semarang yang telah menjaga toleransi, tenggang rasa, sehingga kota ini tetap kondusif selama tahapan pemilihan berlangsung.

Kota Semarang merupakan satu dari 21 daerah di Provinsi Jawa Tengah yang menggelar pilkada secara serentak 9 Desember 2020. Sempat diprediksi akan kesulitan mempertahankan partisipasi pemilih dalam pilkada yang digelar di masa pandemi, namun kenyataannya persentase pemilih di Kota Semarang justru meningkat.

Pada pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Semarang 2015 partisipasi pemilih berada di angka 65,9%, pada pilkada 2020 ini persentase pemilih di Ibu Kota Jawa Tengah justru naik menjadi 68,6%. Hal tersebut tercatatkan dalam hasil hitung cepat tim pemenangan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi (Hendi) – Hevearita (Ita).

Tak hanya itu, pada tabulasi suara hasil hitung cepat tersebut, tercatat pasangan calon Hendi – Ita juga berhasil meraih persentase suara sebesar 91,57%. Persentase tersebut juga sekaligus mengantarkan pasangan kader PDI Perjuangan itu meraih suara terbanyak di Jawa Tengah. Tak kurang dari 716.805 suara dikantongi oleh Hendi – Ita, versi hitung cepat tim pemenangan.

Pasangan calon tunggal dalam Pilwalkot Semarang tersebut unggul telak dari suara kotak kosong yang sebanyak 65.972, dengan 368.454 suara tidak memilih, dan suara tidak sah sebanyak 22.837.

Terkait hasil hitung cepat tim pemenangannya, Hendi selaku calon Wali Kota Semarang periode 2021 – 2024, meyakini jika jumlah tersebut tidak akan berbeda jauh dengan hasil resmi perhitungan dari KPU Kota Semarang.

“Perhitungan yang kami lakukan ini memang bukan perhitungan resmi, tapi paling tidak dengan metode pengambilan suara dari para saksi kami di TPS, mudah – mudahan tidak berbeda jauh dengan rilis KPU,” kata Hendi, Rabu (09/12/2020).

“Untuk perjalanan ke depan pasti kami menunggu keputusan resmi dari KPU, baik perhitungan pemenangan, maupun penetapan pemenang,” ujar Hendi. st

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version