By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Tanggulangi Wabah Corona Mahasiswa MTE Unissula Ciptakan Chamber Otomatis
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Tanggulangi Wabah Corona Mahasiswa MTE Unissula Ciptakan Chamber Otomatis

Jatengdaily.com
Published: 31 Maret 2020 17:03
Share
Mahasiswa dan dosen Magister Teknik Elektro (MTE) Unissula Semarang, berhasil mengkreasi Chamber Disinfektan sebagai salah satu usaha menanggulangi wabah Covid 19. Foto: Jatengdaily.com/humas Unissula
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Mahasiswa dan dosen Magister Teknik Elektro (MTE) Unissula Semarang, berhasil mengkreasi Chamber Disinfektan sebagai salah satu usaha menanggulangi wabah Covid 19.

Alat tersebut diperuntukkan bagi tenaga kesehatan setelah menangani pasien covid 19. “Fungsi alat ini sebagai disinfectan bagi tenaga kesehatang yang akan dan setelah menangani pasien Covid-19. Dapat juga digunakan bagi orang yang akan masuk dan keluar ke fasilitas kantor, gedung, rumah sakit, sekolah, dan lainnya”, ungkap dosen, Arief Marwanto ST MEng PhD, dalam siaran persnya yang dikirim ke redaksi, Selasa (31/3/2020).

Lantas bagaimana cara kerjanya? Orang masuk ke ruang alat tersebut kemudian dibaca oleh sensor, spraying langsung menyemprotkan disinfektan, begitu orang keluar maka sensor akan mematikan spraying secara otomatis.

Lebih lanjut dosen pembimbing dan juga Kaprodi MTE Unissula tersebut menjelaskan saat ini fihaknya sudah berhasil memproduksi satu set yang sudah diserahkan ke RS Wongso Negoro Semarang dan ditempatkan di Balai Diklat untuk ruang isolasi pasien Covid-19.

“Unit kedua sedang on progress, kami rencanakan untuk Rumah Sakit Sultan Agung, unit ketiga untuk Unissula dan unit keempat untuk Fakultas Teknologi Industri Unissula sendiri”, ungkapnya.

Saat ditanya harga dan kesiapan untuk produksi masal ia menerangkan “Harga pembuatan sekitar Rp 3 juta- Rp 4 juta per unit. Jika diperlukan kami bisa memproduksi secara masal dengan catatan ketersediaan materialnya di pasaran. Kami membuat untuk kemanusiaan, bukan untuk komersil. Kami tidak menjual, tetapi jika ada pesanan, dan bahan baku tersedia, insyaAllah kami buatkan”, pungkasnya. she

You Might Also Like

Cegah Banjir, Ratusan Bibit Durian dan Matoa Ditanam di Bendungan Logung
Berkat Pendampingan Rumah BUMN Rembang, Produk Kerajinan Kulit Ikan Pari Milik Ardiyansyah Tembus Pasar Tiongkok
UPZ SG Salurkan 900 Bantuan Paket Sembako Senilai RP 109 Juta kepada Fakir Miskin
Tim Bridge Siwo PWI Jateng Raih Perak dalam Porwanas 2024
SIG Bantu Pengembangan Usaha Mikro dan Infrastruktur Pertanian di Kabupaten Gresik dan Lamongan
TAGGED:coronaMTE Unissula
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?