Walikota Semarang saat di halaman balai kota Semarang. Foto: humas Pemkot

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Pemerintah Kota Semarang tengah menata lingkungan balai kota. Rencananya, balai kota akan dikonsep menjadi green building atau bangunan hijau. Lingkungan bakal dilengkapi sejumlah tanaman sebagai upaya penghijauan. Tak hanya itu, konsep green building yang bakal diterapkan juga mengusung penggunaan solar sel sebagai energi listrik.

Sekda Kota Semarang, Iswar Aminuddin menyampaikan, saat ini konsep tersebut sedang dalam tahap pembangunan. Di bagian belakang balai kota, teparnya di depan gedung Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Semarang, tengah dibangun sebuah taman. Sisi kanan dan kiri gedung Moch Ichsan Balai Kota juga sedang diperbaiki infrastrukturnya.

Taman berfungsi sebagai ruang terbuka hijau sekaligus mempercantik tatanan balai kota.

“Selama ini kita lihat balai kota ini sangat semrawut. Kota saja bisa diperbaiki, tapi lingkungan balai kota kok semrawut. Maka, kami perbaiki, percantik. Kami tata alur jalan dan trafiknya agar lebih rapi,” jelas Iswar.

Iswar menjelaskan, penambahan tamanan di balai kota sudah mulai dilakukan. Seperti terlihat di taman balai kota mulai ditambah berbagai macam tanaman. Penghijauan akan terus ditingkatkan untuk mendukung konsep green building. Adapun penggunaan solar sel sudah dilakukan di gedung wali kota.Penggunaam sistem solar sel ini menghemat tagihan listrik.
Ke depan, diharapkan gedung lainnya bisa menggunakan solar sel.

“Kami berharap tidak hanya lingkungan balai kota saja tapi juga gedung-gedung yang lain kami gunakan sistem solar sel karena ini mampu menurunkan tagihan listrik. Lumayan kalau menggunakan solar sel,” terangnya. she