Banjir di Sayung Demak Masih 1 Meter, Jenazah Mbah Marsiah Dibawa ke Makam Pakai Perahu Karet

Jenazah Mbah Marsiah, warga Dukuh Lengkong Desa/Kecamatan Sayung, Demak dibawa ke pemakaman menggunakan perahu karet bantuan Polda Jateng karena kondisi banjir yang belum surut. Foto: rie

DEMAK (Jatengdaily.com) – Suasana duka menyeruak di tengah musibah banjir di Desa/Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah Kamis (11/2/2021).

Akibat banjir beberapa hari yang menggenang hampir di seluruh desa setempat, jenazah Mbah Marsiah (60) yang meninggal pada Rabu (10/2/2021) petang, harus dibawa ke pemakaman menggunakan perahu karet keesokan harinya.

Menggunakan perahu karet bantuan Polda Jateng, jenazah yang sebelumnya disalatkan di masjid desa itu dibawa ke peristirahatan terakhirnya yang berjarak sekitar 2,5 kilometer dari rumah duka.

Pemakaman di tengah kepungan banjir itu, pihak keluarga dibantu masyarakat, juga personel Koramil dan Polsek Sayung. Para pelayat pun mengiringi jenazah di atas perahu tersebut ke tempat pemakaman.

Kepala Desa Sayung Munawir menerangkan, sejak musibah banjir melanda desanya sepekan lalu, telah ada dua warganya meninggal dunia.

“Keduanya meninggal karena faktor usia. Namun karena meninggal dunianya di tengah kepungan banjir yang masih setinggi rata-rata 1 meter, maka harus diangkut menggunakan perahu karet. Sebab tidak memungkinkan jarak 2,5 kilometer di ke pemakaman jenazah ditandu,” terangnya. rie-yds

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here