Kapal Terdeteksi Terbelah Tiga, Seluruh Awak Kapal Selam Nanggala 402 Dinyatakan Gugur

3 Min Read
Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono. Foto: TNIAL

BALI (Jatengdaily.com)-  Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., menyampaikan rasa duka yang mendalam atas gugurnya 53 prajurit terbaiknya.  Pernyataan ini menyusul telah dipastikannya Kapal Selam KRI Nanggala-402 terdeteksi tenggelam di kedalaman 830 meter dan terbelah jadi 3 bagian.

Menurutnya, kepastian itu didapatkan setelah remote operation vehicle (ROV) milik kapal Singapura MV Swift Rescue diturunkan dan mendapatkan hasil visual.

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono menjelaskan tiga bagian kapal ini ditemukan di utara perairan Bali, pada Minggu (25/04/2021) dini hari. Awalnya, bagian kapal tersebut ditemukan oleh KRI Rigel dengan menggunakan alat multi beam echo sounder. Sehingga, pada pukul 01.00 Wita berhasil diketahui posisi jatuhnya kapal selam.

Dalam  konferensi pers yang dipimpin Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. di Base Ops Lanud I Gusti Ngurah Rai diumumkan juga  bahwa setelah Satgas SAR memastikan keberadaan magnetometer lebih akurat di lokasi dan berdasarkan bukti-bukti autentik KRI Nanggala-402 telah tenggelam dan seluruh awaknya gugur, Minggu (25/4), dilansir dari laman TNIAL.

Kasal juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang membantu pelaksanaan SAR baik dari Barharkam Polri, Basarnas, KNKT, instansi terkait dan dari kapal-kapal luar negeri, sehingga proses SAR telah membuahkan hasil menemukan badan kapal KRI Nanggala-402.

Diterangkan Kasal saat konferensi pers bahwa  ditemukannya KRI Nanggala-402 yakni pada tanggal 25 April 2021 pukul 01.00 WITA KRI Rigel-933 melalui multibeam echosounder telah menemukan kontak bawah air yang signifikan di sekitar lokasi posisi jatuh atau saat tenggelamnya pada kedalaman 838 meter. Kemudian karena peralatan KRI Rigel hanya mampu 800 meter sehingga dilanjutkan pengambilan detailnya oleh MV. Swift Rescue kapal bantuan Singapura.

Selanjutnya benda tersebut diidentifikasi MV. Swift Rescue pada 07.37 WITA, yang  menurunkan ROV menindak lanjuti kontak bawah laut yang diberikan KRI Rigel-933. Pada pukul 09.04 WITA, ROV mendapatkan kontak visual terletak pada  koordinat 07° 48` 56“ S – 114° 51′ 20″ T tepat dari datum kurang lebih 1500 yard di selatan pada kedalaman 838 meter terdapat bagian-bagian KRI Nanggala-402. 

Ditambahkan Kasal, dalam video yang didapat MV. Swift Rescue KRI Nanggala-402 terbelah menjadi 3 bagian di  kedalaman 838 meter, sehingga sangat kecil kemungkinan para awak ABK kapal dapat diselamatkan.

Seperti diketahui, tenggelamnya KRI Nanggala-402 diawali ketika kapal selam buatan Jerman ini mengikuti latihan penembakan senjata strategis TNI AL 2021 dan hilang kontak sejak Rabu (21/4/2021) di perairan Bali dengan 53 prajurit di dalamnya. She

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version