Magister Ilmu Susastra FIB UNDIP Gandeng Hankuk University Korea di Webinar Kuliah Umum

Prof. Koh Young Hun dari Hankuk University Korea dalam webinar yang digelar Magister Ilmu Susastra FIB UNDIP. Foto: dok

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Program Studi Magister Ilmu Susastra (MIS), Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Universitas Diponegoro (UNDIP), menyelenggarakan kegiatan webinar kuliah umum dengan tema yang sangat menarik yakni “Karya-karya Pramoedya Ananta Toer: Antara Isu Lokal dan Global.”

Ketua Prodi Magister Ilmu Susastra, FIB Undip, Dr M Suryadi MHum mengatakan, kuliah umum ini merupakan kegiatan series yang selalu diselenggarakan secara rutin oleh Magister Ilmu Susastra FIB, Undip, dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas keilmuan bagi semua mahasiswa yang kuliah di S2 Ilmu Sustra, sekaligus sebagai upaya go internasional.

‘’Untuk meraih upaya tersebut dilakukan pengembangan jaringan kerja sama dengan perguruan tinggi di luar negeri. Pada acara webinar kuliah umum ini MIS FIB UNDIP menggandeng Hankuk University, Korea,’’ jelasnya, dilnasir Sabtu (26/6/2021).

Kegiatan sendiri telah berlangsung pada Jumat (28/5/2021). Sejumlah nara sumber hadir dalam webinar tersebut. Sedangkan dipilihnya tema ini karena Pramoedya merupakan salah satu penulis yang muncul hanya sekali dalam satu abad. Sosoknya  dipandang sebagai sastrawan yang fenomenal, produktif dan berkarakter.

Menurut Suryadi, Pram adalah salah satu pengarang yang produktif dalam sejarah sastra Indonesia, dengan karya-karyanya juga sudah diterjemahkan dalam banyak bahasa asing. Sedikitnya 50 karya sastra yang dihasilkan Pram, dan sebagian sudah diterjemahkan kedalam 42 bahasa asing.

Prof. Koh Young Hun sebagai Dekan Foreign Studies di Hankuk University menjadi narasumber dalam kegiatan webinar kuliah umum series, yang juga didampingi dua narasumber dari MIS FIB Undip  yakni Dr. Redyanto Noor M.Hum dan Dr Sukarjo Waluyo MHum.

Prof Koh Young Hun sendiri banyak melakukan kajian terhadap karya-karya Pramodya Ananta Toer. Young Hun adalah seorang Indonesianis berkebangsaan Korea Selatan yang memiliki spesialisasi sastra.

Kegiatan ini dipandu oleh mahasiswa S2 Magister Ilmu Susastra  yang memiliki prestasi sebagai Duta Bahasa Jawa Tengah dan Duta  Museum, yakni Nur Sitha Afrilia, S.S.

‘’Peserta webinar kuliah umum ini, selain diwajibkan bagi mahasiswa S2 Magister Ilmu Susastra FIB, UNDIP juga dihadiri oleh para alumni, peminat sastra, peneliti sastra, guru bahasa dan sastra baik dari dalam maupun luar negeri, peserta yang mengikuti tercatat 179 peserta,’’ jelasnya. she 

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version