Mahasiswa UIN Walisongo bersama Kader Jumantik Rutin Periksa Jentik Nyamuk

Kader Jumantik dan mahasiswa UIN rutin memeriksa jentik. Foto:ist

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Keberadaan jentik-jentik nyamuk di pemukiman warga menjadi salah satu penyebab munculnya berbagai penyakit gangguan kesehatan termasuk penyakit DBD. Untuk menanggulangi hal tersebut kelurahan Wonosari, kecamatan Ngaliyan, Semarang mencanangkan gerakan Pemeriksaan Jentik Nyamuk. Kegiatan ini dilaksanakan rutin setiap hari Jumat.

“Pemeriksaan Jentik Nyamuk ini merupakan kegiatan yang sangat penting dilakukan. Selain melakukan pemeriksaan kami juga selalu mengingatkan warga untuk menjaga kebersihan lingkungan guna menekan kasus DBD di lingkungan kami”, ucap Heni Kader Jumantik RT 04.

Dilansir, sudah terdapat kasus pasien DBD di bulan September lalu. Setelah adanya kegiatan rutin Pemeriksaan Jentik Nyamuk, terdapat perubahan pola kehidupan warga. Warga lebih disiplin menjaga kebersihan lingkungan dan kabar baiknya angka ABJ (Angka Bebas Jentik) di kelurahan Wonosari semakin terkendali.

Mahasiswa KKN RDR Angkatan ke-77 UIN Walisongo Kelompok 101 ikut serta melakukan Pemeriksaan Jentik Nyamuk ini secara berkala bergantian jadwal di setiap minggunya. Kegiatan ini dilaksanakan pagi haru mulai pukul 08.00 WIB. Pemeriksanaan dilakukan bersama para kader jumantik di masing-masing RT yang ada di kelurahan Wonosari. Tempat yang diperiksa diantaranya, bak air mandi, gentong air untuk masak, serta pot-pot bunga dan tempat yang seringkali digenangi air.

Dalam pelaksanaannya satu RT dibagi menjadi dua kelompok pemeriksa agar waktu lebih efektif dan efisien. Setiap kelompoknya berkeliling memeriksa dari rumah warga satu ke rumah lainnya. “ Kegiatan ini memberikan banyak pengalaman baru kepada kami dan memberikan kesadaran agar kita lebih disiplin menjaga kebersihan dimulai dari hal-hal kecil seperti membuang genangan air di wadah-wadah ataupun pot-pot Bungan di pekarangan rumah”, ujar Alfi salah satu anggota KKN RDR Ke-77 Kelompok 101.st

 

Share This Article
Exit mobile version