Mahasiswa UIN Walisongo Berpartisipasi dalam Festival Pasar Sehat UMKM se-Kota Semarang

Festival UMKM se-Kota Semarang di depan Kecamatan Ngaliyan Semarang, belum lama ini. Foto:ist
SEMARANG (Jatengdaily.com) – Festival Pasar Sehat UMKM Tingkat Kecamatan Se-Kota Semarang merupakan bentuk upaya dinas koperasi dan usaha mikro Kota Semarang untuk meningkatkan semangat UMKM di kota Semarang.
Pada akhir Oktober kemarin, Kecamatan Ngaliyan menjadi tuan rumah dalam Festival Pasar Sehat ini yang merupakan putaran tahap kedua, lebih tepatnya diadakan pada tanggal 30-31 Oktober 2021 di lapangan depan kecamatan Ngaliyan.
“Festival Pasar Sehat UMKM Tingkat Kecamatan Se-Kota Semarang” di Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang dimeriahkan oleh stan-stan dari 10 kelurahan yang berada di kecamatan Ngaliyan, beberapa koperasi, dan usaha mikro lain yang menampilkan produk-produk unggulannya.
“Festival ini tidak hanya pasar sehat UMKM saja, tetapi juga akan ada lomba senam, lomba tumpeng, lomba memasak, dan lomba menggambar untuk anak-anak.” ujar Agus Priharwanto, S.Sos, M.M, camat Ngaliyan.
Dia juga mengajak untuk melarisi produk-produk UMKM yang telah tersedia sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat khususnya di Kecamatan Ngaliyan ini.
Mahasiswa KKN RDR 77 UIN Walisongo tak luput berpartisipasi dalam mempersiapkan festival ini. Tampak mahasiswa KKN UIN Walisongo dari kelompok 101 bersinergi dengan perangkat kelurahan Wonosari yang merupakan lokasi pengabdiannya dalam mempersiapkan stand.
Keunikan dari stan kelurahan Wonosari adalah di pojok stan terdapat pohon singkong yang menandakan produk unggulan dari Kelurahan Wonosari yaitu OLASI “Olahan Singkong”.
Selain itu, stand kelurahan Wonosari juga menyediakan produk lain mulai dari makanan, minuman, bahkan hingga kerajinan tangan. Harapan dari diadakannya Festival Pasar Sehat UMKM ini adalah untuk menumbuhkan geliat dari UMKM lokal sehingga kesehatan dan ekonomi berjalan seimbang di masa pandemi ini dengan tetap menjaga prokes yang berlaku. st