Prodi Bahasa dan Kebudayaan Jepang FIB Undip Gelar Summer Course Keberagaman Budaya Indonesia

Summer Course. Foto: dok

SEMARANG (Jatengdaily.com)– Program Studi (Prodi) S1 Bahasa dan Kebudayaan Jepang, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Diponegoro (UNDIP), bekerjasama dengan tim summer course Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro telah menyelenggarakan Kegiatan Summer Course secara daring dengan tema “Mengenal Keberagaman Budaya Indonesia Melalui Religi”.

‘’Kegiatan Summer Course ini merupakan salah satu satu  program  World Class University, Universitas Diponegoro tahun anggaran 2021 dengan ketua pelaksana Zaki Ainul Fadli, S.S, M.Hum dan Sekretaris Fajria Noviana, S.S, M.Hum dimana keduanya merupakan Dosen Bahasa Jepang di Prodi S1 Bahasa dan Kebudayaan Jepang,’’ jelas Ketua Prodi S1 Bahasa dan Kebudayaan Jepang, FIB Undip, Budi Mulyadi, S.Pd., M.Hum, Kamis (14/10/2021).

Menurutnya, acara sendiri telah berlangsung pada pada hari Senin 20 September 2021 sampai Minggu 26 September  2021.

Kegiatan summer course ini mengangkat beberapa topik yang terfokus pada adanya hubungan yang erat antara Islam sebagai mayoritas dan budaya lokal di Indonesia.

Penyampaian materi secara langsung oleh narasumber melalui platform Zoom, dan melalui rekaman video.

Summer course ini dikuti oleh para mahasiswa asing, dosen, peneliti, dan masyarakat umum dari luar negeri, khususnya yang memiliki minat untuk mengenal Islam di Indonesia dengan lebih dekat.

Selain dai Indonesia, sejumlah mahasiswa yang mengikutinya adalah dari berbagai macam negara seperti Meksiko, Jepang, Korea, Amerika, Pakistan , Taiwan dan lain lain.

‘’Melalui kegiatan summer course ini, peserta mendapatkan informasi yang mendalam dari para akademisi dan sejarawan, sehingga diharapkan akan lebih meningkatkan minat peserta terhadap Indonesia, khususnya kota Semarang dan Undip,’’ jelasnya.

Lebih lanjut menurutnya, kegiatan summer course ini memberikan edukasi mengenai keberagaman seni dan budaya Indonesia yang berakulturasi dengan tradisi ke-Islaman.

Juga memberikan edukasi yang positif mengenai pesantren, kehidupan para santri, dan pendidikan pesantren. memberikan edukasi tentang tradisi, budaya, dan kehidupan sehari-hari masyarakat Semarang. memberikan pengenalan dasar mengenai bahasa Indonesia yang menjadi bahasa persatuan bangsa Indonesia.

Acara Summer Course ini menghadirkan beberapa  pemateri, yakni Andy Bangkit M.A, Ph.D yang merupakan dosen dari Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang dan Iwan Setiya Budi, M.A. dari Universitas Takushoku, Tokyo.

Dalam paparannya, Iwan Setiya Budi menjelaskan, jika Islam di Indonesia disebarkan dengan cara yang khas yaitu melalui seni dan kebudayaan. Hasilnya, Islam diterima oleh sebagian besar masyarakat di Indonesia karena mengakulturasikan berbagai tradisi keislaman dengan local genius masyarakat Indonesia.

Bukti-bukti hasil akulturasi tersebut masih dapat dirasakan sampai sekarang melalui berbagai warisan tradisi, seni, dan budaya bangsa Indonesia seperti seni wayang, grebeg maulud, pesantren, dan masih banyak yang lainnya. She

 

Share This Article
Exit mobile version