DEMAK (Jatengdaily.com) – Suasana menggembirakan yang mestinya mewarnai peluncuran Mal Informasi Pelayanan Publik (MIPP) dan Radio Suara Kota Wali (RSKW) Online mendadak berubah pilu, Kamis (1/4/2021). Sehubungan linangan air mata Wabup H Joko Sutanto, yang tak kuasa menahan haru.
Betapa tidak? Acara dimaksudkan sebagai hadiah HUT ke-51 RSKW itu juga sekaligus kado Hari Jadi ke-518 Kabupaten Demak, yang bertepatan dengan akhir masa jabatan Bupati HM Natsir dan Wabup H Joko Sutanto.
Tak dipungkiri, selama lima tahun kepemimpinan Natsir – Jos, tak sedikit prestasi nasional diraih. Mulai dari pengelolaan keuangan dan aset, berupa opini WTP dari BPK RI empat tahun berturut. Hingga Kabupaten Sangat Inovatif pada even Innovative Government Award 2020 oleh Kementerian Dalam Negeri, serta penghargaan dari MenPanRB kategori Pelayanan Publik Terbaik di Masa Pandemi tingkat nasional.
“Kami tidak akan berhasil tanpa dukungan semua. Baik dukungan dari jajaran birokrasi, maupun masyarakat. Karena kita guyub rukun Mbangun Demak, isnya’Allah masyarakat semakin makmur dan sejahtera,” ujarnya, sembari menyeka air mata.
Bupati HM Natsir yang semula duduk karena masih dalam kondisi pemulihan kesehatan, bergegas berdiri mendampingi Wabup Joko Sutanto. Memberikan dukungan batin dan menguatkan hati pasangan seperjuangan, yang selama lima tahun terakhir bersama memajukan Kota Wali.
Banyak kenangan indah dan mengharukan dilalui. Sehingga seakan tak rela hati berpisah, karena berakhirnya masa jabatan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Demak masa Bhakti 2016-2021.
“Tidak ada gading yang tak retak. Barangkali ada marah kami berdua, itu karena semata-mata untuk Kabupaten Demak lebih baik. Kami ini produk daur ulang, sukses kami sukses panjenengan semua dan sukses seluruh masyarakat Demak,” lanjut wabup, yang diamini bupati.
Karenanya kedua tokoh nomor 1 di Pemkab Demak itu meminta seluruh jajarannya untuk terus menjaga kekeluargaan. “Rumah kami dekat. Pak Bupati Natsir di Domenggalan, saya di Bogorame. Sama-sama dekat pusat pemerintahan Demak, jangan sungkan mampir demi terjaganya silaturahmi,” imbuhnya.
Sementara itu mengenai terobosan DinKominfo berupa aplikasi MIPP dan RSKW Online, Bupati Natsir dan Wabup Joko Sutanto yang hadir bersama Sekda dr H Singgih Setyono menyatakan apresiasi dan dukungannya. Tak hanya mengikuti perkembangan jaman, RSKW online berikut radio podcast dan saluran YouTube bisa menjadi obat rindu ribuan warga Kota Wali di perantauan.
“Bagi warga Demak yang jauh di perantauan bila ingin tahu kabar Demak bisa klik RSKW online atau melihat saluran YouTube-nya. Cara yang super mudah, cepat, nyaman dan murah ini sebagai jawaban atas perkembangan teknologi informatika sekarang ini,” kata wabup.
Kepala DinKominfo Kabupaten Demak Endah Cahya Rini didampingi Direktur Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Agus Pramono menambahkan, adanya gebrakan tiga tampilan yakni online, YouTube dan podcast RSKW mampu menembus batas ruang dan waktu. Sebab sekarang ini masyarakat bisa mengakses RSKW dari mana dan kapan saja. Terlebih dengan YouTube, siaran RSKW juga bisa dilihat.
Begitu pun dengan Mal Informasi Pelayanan Publik (MIPP) yang bisa diakses pada mipp.demakkab.go.id yang dibuat untuk memudahkan masyarakat mendapatkan informasi mengenai pelayanan publik di Pemkab Demak. Melalui 166 aplikasi yang terbagi dalam 144 aplikasi layanan publik dan 22 aplikasi layanan administrasi, serta website seluruh OPD dan berita pembangunan daerah, masyarakat bisa memperoleh segala informasi yang dibutuhkan dengan cepat, mudah, murah dan nyaman. rie-yds


