Home News Tanpa Kekuatan Penuh, PSIS Tetap Pasang Target Kalahkan Persik Kediri

Tanpa Kekuatan Penuh, PSIS Tetap Pasang Target Kalahkan Persik Kediri

Pemain PSIS Septian David Maulana. Foto: media psis

SOLO (Jatengdaily.com) – PSIS Semarang dipastikan tanpa kekuatan penuh ketika melawan Persik Kediri pada laga pekan ketujuh Liga 1 2021-2022 di Stadion Manahan Solo Jumat (15/10/2021) pukul 15.15 WIB.

Kekuatan PSIS tidak dalam kondisi sempurna di laga pembuka seri kedua ini. Deretan pemain utama ada yang cedera dan juga dipanggil Timnas Indonesia.

Dua pemain senior skuad Mahesa Jenar yakni Hari Nur Yulianto dan Wallace Costa Alves absen karena cedera, kemudian tiga pemain muda PSIS yakni Pratama Arhan, Alfeandra Dewangga Santosa, dan Eka Febri mendapat panggilan Timnas Indonesia U-23 untuk mengikuti training center (TC) di Tajiskistan. Selain itu gelandang Finky Pasamba belum juga bergabung bersama tim hingga saat ini.

Selain itu PSIS juga belum tentu didampingi pelatih kepala baru Ian Andrew Gillan karena dikabarkan masih terkendala masalah administrasi. Bahkan pada sesi jumpa pers sebelum laga, PSIS diwakili asisten pelatih Achmad Rezal Octavian, Kamis (14/10/2021).

‘’Intinya kami dari segi persiapan sudah siap untuk pertandingan melawan Persik besok. Kami siap memenangkan pertandingan meski jeda pertandingan cukup lama sekitar dua pekan. Skuad PSIS juga dalam kondisi yang siap mengamankan tiga poin. Semua pemain tidak ada kendala,” ungkap Rezal saat mewakili Ian Gillan di sesi jumpa pers, Kamis (14/10/2021).

Mengenai tim Persik Kediri, Rezal menyebut tetap mewaspadai seluruh pemain Persik tanpa kecuali.

“Semua pemain Persik bahaya, jadi harus diwaspadai tidak hanya satu dua pemain. Kami akan menjaga mental untuk tampil konsisten,” tambah Rezal.

Sedangkan gelandang PSIS Septian David Maulana menegaskan timnya siap melawan tim berjuluk skuad Macam Putih ini.

“Pemain sudah siap secara fisik dan mental untuk pertandingan laga nanti,” singkat Septian David.

Bisa jadi laga pembuka seri kedua ini merupakan partai klasik bagi kedua tim. Apalagi memori final Liga Indonesia 2006 yang pernah tersaji antara dua tim juga dihelat di Stadion Manahan Solo pada waktu itu. zia-yds

Exit mobile version