Merawat Agama, Menjaga Indonesia

Zoom meeting dan live streaming youtube MGMP PAI SMA dan Rohis Jawa Tengah. Foto:ist

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (MGMP PAI) SMA, SMK, dan Rohis Provinsi Jawa Tengah menggelar Pesantren Ramadhan Virtual I (PRV I) untuk pelajar SMA dan SMK Se-Jawa Tengah. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, Selasa– Kamis, 12-14 April 2022 melalui zoom meeting dan live streaming youtube MGMP PAI SMA dan Rohis Jawa Tengah. Diantara narasumbernya adalah Gubernur Jawa Tengah.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ketika memberikan materi di sesi ngabuburit yang dikemas dengan tema Ngobrol Gayeng Bareng Gubernur Jawa Tengah dengan tema pentingnya merawat Agama dan menjaga Indonesia.

Menurutnya generasi muda masa kini harus dapat memandang bahwa keimanan dan modernitas bisa berjalan beriringan. “Generasi masa kini yang tergolong generasi Z dituntut untuk berpengetahuan terkait pentingnya menguatkan dakwah dengan moderasi beragama secara digital,” jelasnya.

Lebih lanjut Gubernur Jawa Tengah menyampaikan penting bagi kita untuk berbagi sikap dan pandangan, percaya iman dan modernitas sama-sama menjadi prinsip mendasar dalam menjalani kehidupan. Kita harus memahami dan menerapkan tentang falsafah kerukunan yakni tepo sliro atau saling menghargai, lembah manah dan andhap asor atau rendah hati dan nyengkuyung atau gotong royong”, tegasnya.

Masih menurut Gubernur Jawa Tengah bahwa tujuan moderasi beragama dalam rangka kita mewujudkan ketertiban dan kedamaian dalam beragama, dapat melindungi hak pemeluk agama, selalu berupaya untuk membentuk generasi yang tidak mudah terpengaruh isu radikalisme dunia maya maupun dunia nyata.

Diakhir penyampaian materi Gubernur Jawa Tengah ini berharap pentingnya penerapan inklusivitas dan toleransi di lingkungan sekolah guna mencegah terjadinya berbagai praktik kekerasan di kalangan pelajar, karena Intoleransi di sekolah jika dibiarkan bisa menjadi bibit terorisme dan radikalisme, Intoleransi di sekolah atau dunia pendidikan menjadi bahaya laten yang harus diperangi bersama-sama. Karenanya mari bersama-sama membangun peradaban dimulai dengan mindset positif, selalu menghormati orang lain dan orang tua, cintai bangsa-negara, serta adil terhadap sesama.

Sementara itu Hery Nugroho, Ketua MGMP PAI SMA Jawa Tengah menyampaikan PRV I ini diikuti 6.000 lebih peserta didik SMA dan SMK se-Jawa Tengah. Ada yang mengikuti melalui zoom dan streaming Youtube. Menariknya banyak sekolah yang menyelenggarakan secara kolektif di kelas atau di masjid atau di aula sekolah dengan tetap mentaati protokol kesehatan.st

Share This Article
Exit mobile version