SEMARANG (Jatengdaily.com)- Dinas Perhubungan (Dishub) akan melakukan evaluasi layanan transportasi yakni Trans Semarang, termasuk memasang konverter gas agar asap tebal bisa hilang dan bisa irit bahan bakat.
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menjelaskan, kunci dari hari perhubungan nasional, beberapa waktu lalu sesuai arahan Menteri Perhubungan adalah kolaborasi. Transportasi menjadi supporting dalam pertumbuhan ekonomi.
“Kunci dari transportasi ini adalah kolaborasi, dimana transportasi ini bisa menjadi supporting pertumbuhan ekonomi dalam melayani masyarakat saat pandemi,” katanya.
Pemkot Semarang dari sisi penyediaan transportasi memiliki pekerjaan rumah semakin banyak. Seperti armada Trans Semarang yang perlu dilakukan perbaikan, hingga penambahan trase ataupun rute untuk Trans Semarang.
“Saya pesan ke Dishub jangan cepat puas, harus ada evaluasi meskipun koridornya sudah banyak. Evaluasi lagi rute mana yang harus dibangun lagi,” jelasnya.
Dari segi kenyamanan misalnya, jangan sampai ada bus yang pendingin ruangannya rusak. Lalu juga masih ditemukan supir yang ugal-ugalan sehingga merugikan masyarakat. Harapannya lanjut Hendi adalah membuat masyarakat mencintai transportasi umum.
Sementara itu, Kepala Dishub Kota Semarang, Endro P. Martanto menjelaskan Dishub memiliki prioritas memberikan pelayanan dalam bidang transportasi, sebagai pengelola Trans Semarang.
Selain itu juga terkait sarana pra sarana dan lalu lintas. Dia merinci, ada 248 armada Trans Semarang yang menjadi perhatian, misalnya aduan masyarakat dibidang keamanan.
“Yang pertama adalah apakah supir Trans Semarang ini ugal-ugalan. Lalu asap hitam yang dianggap mengganggu pengendara lain ini yang menjadi perhatian kami,” jelasnya dilansir dari laman humas pemkot, Senin (26/9/2022).
Sementara dari sisi asap tebal yang masih keluar di armada Trans Semarang, Endro menjelaskan jika saat ini sudah 95 persen armada sudah terpasang konverter gas. “Kami menargetkan bisa 100 persen pada akhir tahun ini, agar permasalahan asap tebal ini bisa ditekan dan dihilangkan,” katanya. she
