JAKARTA (Jatengdaily.com)- Teguran Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo soal banjir rob kini menjadi kenyataan.
Banjir rob yang menerjang kawasan pesisir Jawa Tengah hingga ke Semarang merendam pelabuhan Tanjung Emas, rumah warga, hingga fasilitas umum.
Direktur Eksekutif Research Oriented Development Analysis (RODA) Institut, Ahmad Rijal Ilyas menilai Ganjar tidak mengindahlan apa yang sudah diwanti-wanti Megawati sejak tahun lalu.
“Bu Megawati selaku sosok yang memberikan rekomendasi pada Ganjar sudah mewanti-wanti soal banjir rob sejak setahun lalu. Sehingga bencana yang dikhawatirkan itu benar-benar kejadian,” kata Rijal
Menurutnya seharusnya banjir rob ini merupakan sesuatu yang bisa diantisipasi sejak awal, misalnya dengan membuat tanggul laut seperti di Jakarta.
Namun, upaya itu tak pernah dilakukan secara serius.
“Padahal dia sudah diperingatkan oleh ketua umumnya,” kata Rijal.
Rijal menambahkan, sangat disayangkan saat ini sudah sangat terlambat karena air laut sudah terlanjur menggenangi rumah ribuan orang.
Kekhawatiran Megawati juga sudah terlanjur kejadian.
Megawati pernah menegur Ganjar soal potensi banjir rob ini dalam pertemuan secara virtual dengan Ganjar dan Kepala BMKG Dwikorita Karnawati pada 5 Agustus 2021.
Ketika itu Megawati sedang menanggapi pernyataan Presiden Amerika Serikat Joe Biden soal Jakarta bakal tenggelam 1o tahun lagi.
“Dengar Joe Biden ngomong begitu, 10 tahun lagi, batin saya, ‘enak banget loh’, loh iya dong. Saya langsung ngomong sama Pak Jokowi, itu Presiden Amerika loh, bagus dia bisa ngomong kayak gitu. Karena biasanya orang kita baru dengerin kalau orang asing ngomong,” kata Megawati, Kamis (5/8/2021).
Setelah itu, barulah Megawati menegur Ganjar soal potensi banjir rob menerjang pesisir Jateng. Megawati mewanti-wanti soal Pelabuhan Semarang.
“Tadi sekilas saya lihat ada Pak Ganjar. Jadi kalau masih mendengarkan saya, nah iki (Ganjar merespons Megawati). Itu kan dari awal kamu saya jadikan (calon gubernur) kamu kan sudah pernah toh saya ngomongi. Urusan Pelabuhan Semarang dan sebagainya,” ucap Megawati.
Kini kekhawatiran Megawati itu menjadi kenyataan. Banjir rob menerjang Pelabuhan Tanjung Mas hingga kawasan pesisir Semarang.
BMKG mengungkapkan banjir rob di Jateng terjadi akibat fenomena alam, dimana terjadi puncak pasang tertinggi karena posisi jarak bumi dan bulan yang dekat. Selain itu, banjir rob di Tanjung Mas juga disebabkan karena tanggul yang jebol. she
